13 May 2022, 12:07 WIB

Pelatih Puji Perbaikan Performa Ginting dan Duet Ahsan/Kevin


Basuki Eka Purnama | Olahraga

PELATIH tunggal dan ganda putra PP PBSI Irwansyah dan Herry Iman Pierngadi mengaku kagum dengan performa Anthony Sinisuka Ginting dan pasangan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat berlaga di perempat final Piala Thomas melawan Tiongkok, Kamis (12/5).

Menurut Irwansyah, kesuksesan Ginting mendulang poin pertama bagi timnas menjadi pertanda bahwa performa anak didiknya itu mulai mengalami perbaikan setelah selalu kalah dalam tiga pertandingan di babak penyisihan Grup A.

"Performa Ginting jauh lebih baik. Dari hari ke hari penampilannya terus meningkat dan membaik. Ini tentu positif bagi dia agar kepercayaan dirinya makin meningkat," kata Irwansyah di Bangkok, Thailand, Jumat (13/5).

Baca juga: Singkirkan Tiongkok, Indonesia Ke Semifinal Piala Thomas

Pada partai pembuka, Ginting sudah mampu mengontrol permainan dan menerapkan strategi yang tepat sejak awal gim. Pebulu tangkis Tiongkok, Zhao Jun Peng, yang menjadi lawan Ginting, tidak sanggup mengembangkan permainannya di gim pertama.

Menurut analisa Irwansyah, kendala yang dialami anak didiknya pada gim kedua dikarenakan Zhao sudah mampu beradaptasi dengan pola permainan Ginting. Ia pun berbalik menekan sehingga strategi Ginting seperti gim pertama menjadi tumpul.

Gim ketiga, Ginting menerapkan variasi serangan ke kanan dan kiri, juga mengandalkan permainan depan yang lebih unggul. Akhirnya ia bisa in lagi dan keluar dari tekanan.

"Mengetahui Zhao kewalahan, ia pun kembali ke mode menyerang dan terus merongrong pertahanan lawannya setiap ada kesempatan," kata Irwansyah.

Sementara Ahsan/Kevin, sebelumnya pada babak penyisihan juga tidak bisa mencatatkan kemenangan saat dipasangkan pertama kali. Namun, pada penampilan kedua, kala menghadapi Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi, di partai kedua perempat final, mereka menang dua gim langsung.

Menurut Herry, kunci kemenangan Ahsan/Kevin terletak pada faktor kesabaran yang lebih terjaga dibanding penampilan pertama.

"Permainan Kevin/Ahsan jauh lebih baik dibanding kemarin. Tidak grusah-grusuh. Lebih tenang dan nyaman bermain," kata Herry menyikapi penampilan pemain yang masing-masing menempati peringkat satu dan dua dunia itu.

Kualitas permainan Ahsan/Kevin benar-benar keluar secara maksimal pada laga yang berlangsung selama 38 menit menghadapi Liu/Ou.

"Mentalitas dan kematangan Ahsan/Kevin begitu terasa, sementara lawan malah kurang lepas dan tertekan. Beberapa kali salah sendiri dan permainan mereka tidak lepas," papar Herry. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT