10 April 2022, 13:00 WIB

Quartararo Berpeluang Tinggalkan Yamaha pada Akhir Musim


Basuki Eka Purnama |

JUARA dunia MotoGP Fabio Quartararo sedang dalam tahap pembicaraan dengan sejumlah pabrikan, membuka peluang pembalap itu pindah dari Yamaha pada akhir musim ini. Hal itu dikatakan manajer Quartararo, Eric Mahe.

Quartararo menjadi pembalap Prancis pertama yang memenangi gelar MotoGP pada musim lalu, mengakhiri sembilan tahun dominasi Spanyol, namun performa motornya musim ini tidak terlalu ideal bagi sang pembalap.

Quartararo finis kedua di balapan basah GP Indonesia namun finis kesembilan di Qatar, tempat ia menang tahun lalu, dan finis kedelapan di Argentina.

Baca juga: Ducati Dominasi Kualifikasi MotoGP Amerika, Jorge Martin Raih Pole Position

"Bukan soal tawaran, kami sedang melakukan pembicaraan," kata Mahe kepada Jack Appleyard dari MotoGP.com di sela-sela FP2 GP Amerika, Jumat (8/4).

Yamaha dilaporkan telah beberapa kali menyatakan memperpanjang kontrak Quartararo merupakan prioritas, akan tetapi performa motor YZR-M1 yang di bawah ekspektasi di awal musim membuat sang pembalap frustasi.

"Kami memeriksa semua parameternya. Kami hanya ingin tahu di mana Fabio dapat meraih hasil terbaiknya, itu posisi kami saat ini," ujar Mahe.

"Dan kami sedikit beruntung karena beberapa tahun lalu keputusan seperti ini akan harus dilakukan 18 bulan sebelumnya pada tahap ini jadi ini tidak terburu-buru sehingga ini situasi yang baik."

"Kami ingin mencoba memahami apa yang terbaik untuk Fabio," lanjutnya.

Mahe menolak menjawab pabrikan mana yang ia bicarakan namun Sky Sports melaporkan Honda merupakan salah satu pilihannya, membuka peluang menjadi rekan satu tim Marc Marquez.

Ketika ditanya apakah Quartararo terbuka dengan apa yang dikatakan pabrikan lain, Mahe menjawab, "Iya, tentu saja."

"Kami sangat menghormati Yamaha, tapi, karena alasan tertentu, saya tidak bisa mengatakannya, kami harus memikirkan tentang hal itu," imbuhnya.

Spekulasi tentang masa depan Quartarao menjadi topik panas di paddock. Pembalap yang akan berusia 23 tahun itu mengatakan tidak terlalu memikirkan kapan akan mengambil keputusan di jumpa pers pralomba GP Amerika. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT