01 March 2022, 06:45 WIB

Svitolina Tolak Berhadapan dengan Petenis Rusia dan Belarus


Basuki Eka Purnama |

PETENIS nomor satu Ukraina Elina Svitolina, Senin (28/2), menegaskan dirinya menolak bertanding melawan petenis asal Rusia dan Belarus.

Dia juga mengkritik Organisasi Tenis Putri Dunia (WTA) menyusul kritik yang dilontarkan dua rekan senegaranya setelah WTA bungkam menanggapi invasi Rusia ke Ukraina.

Petenis berperingkat 15 dunia itu merupakan unggulan teratas di turnamen WTA di Monterey. Dia dijadwalkan berhadapan dengan petenis Rusia Anastasia Potapova di putaran pertama. Dua petenis Rusia lainnya, Kamilla Rakhimova dan Anna Kalinskaya juga ambil bagian dalam turnamen itu.

Baca juga: Medvedev Terancam Raib dari Turnamen Tenis Gara-gara Invasi Rusia

"Saya mengumumkan bahwa saya tidak akan bertanding melawan petenis Rusia atau Belarus di Monterey atau turnamen lainnya hingga WTA mengambol langkah yang diperlukan," tegas Svitolina lewat Twitter.

"Saya tidak menyalahkan atlet Rusia. Saya menghormati semua atlet, termasuk atlet Rusia dan Belarus, karena berani menyatakan menetang perang. Dukungan mereka sangat diperlukan," lanjutnya.

Namun, dia menegaskan WTA, Organisasi Tenis Putra Dunia (ATP), dan Organisasi Tenis Dunia (ITF) harus bertindak menanggapi invasi Rusia ke Ukraina.

"saya mras akondisi saat ini membutuhkan sikap yang jelas dari oganisasi kami, ATP, WTA, dan ITF," serunya.

Pernyataan Svitolina itu menanggapi seruan dua petenis Ukraina kainnya, Marta Kostyuk, berperingkat 54 dunia, dan Lesia Tsurenko, berperingkat 127 dunia, yang melalui media sosial mengunggah surat yang tidak puas dengan sikap WTA atas kejadian di negara mereka.

"Rasanya aneh melihat WTA bersikap keras atas ketidakadilan sosial dan pelecehan seksual. Kami menuntut WTA segera mengecam pemerintah Rusia, membatalkan semua turnamen di Rusia, dan mendesak ITF melakukan hal serupa," ungkap keduanya. (AFP/OL-1)
 

BERITA TERKAIT