19 January 2022, 11:14 WIB

Raducanu Jadikan 2022 Sebagai Tahun untuk Belajar


Basuki Eka Purnama | Olahraga

JUARA Amerika Serikat (AS) Terbuka Emma Raducanu mengatakan 2022 akan menjadi kesempatannya untuk belajar saat dia berhadpaan dengan petenis-petenis papan atas dunia. Hal itu dikatakan petenis Inggris itu selepas melaju ke putaran kedua Australia Terbuka, Selasa (18/1).

Petenis berusia 19 tahun itu mencetak sejarah dengan menjadi petenis kualifikasi pertama yang menjadi juara Grand Slam di New York, tahun lalu. Namun, sejak itu, dia hanya memenangkan dua laga.

Di putaran pertama Australia Terbuka, Raducanu menang 6-0, 2-6, dan 6-1 atas juara AS Terbuka 2017 Sloane Stephens. Itu merupakan penampilan perdananya di Melbourne Park.

Baca juga: Raducanu Lewati Hadangan Stephens di Putaran Pertama Australia Terbuka

"Saya rasa, 2022 akan menjadi kesempatan belajar bagi saya," ujar Raducanu.

"Berada dalam situasi ungul satu set kemudian kalah dan harus berjuang di set penentuan membuat saya mendapatkan pengalaman yang akan saya butuhkan di masa depan," lanjut petenis yang baru menjalani musim penuhnya di WTA. Tahun lalu, dia masih mengikuti ujian sekolah.

Memainkan laga malam hari juga menjadi pengalaman baru bagi Raducanu.

Laga melawan Stephens di Margaret Court Arena berlangsung hingga nyaris tengah malam yang disebut Raducanu sudah melewati jam tidurnya.

"Saya rasa ini juga adalah hal yang harus saya pelajari. Mengatasi laga yang berlangsung hingga larut dan kemudian tidak bisa tidur karena adrenalin masih mengalir di tubuh Anda," ungkap Raducanu.

Di putaran kedua Australia Terbuka, Raducanu akan berhadapan dengan petenis Montenegro Danka Kovinic. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT