15 January 2022, 23:40 WIB

Gelar AS Terbuka bikin Medvedev Percaya Diri Tatap Australia Terbuka 


Mediaindonesia.com | Olahraga

MEMENANGI gelar Grand Slam pertamanya di Flushing Meadows tahun lalu membuat Daniil Medevedev yakin atas kemampuannya dan bertanding di Australian Terbuka pekan depan akan semakin memompa kepercayaan diri. 

Petenis nomor dua dunia asal Rusia itu memenangi gelar Grand Slam pertamanya pada bulan September ketika dia mengalahkan peringkat teratas Novak Djokovic dengan dua set langsung di Amerika Serikat Terbuka. 

"Kemenangan itu memberi saya kepercayaan diri lebih untuk turnamen apa pun yang saya mainkan setelahnya," kata petenis Rusia itu. 

"Kadang-kadang sebelum turnamen saya sedikt khawatir jika saya tidak bermain dengan baik, katakanlah, dua hari sebelum turnamen, saya kehilangan satu set latihan, saya akan khawatir, sedikit gugup, kadang-kadang marah," imbuhnya. 

"Kemenangan itu memang mengubah ini. Saya sekarang merasa seperti saya tahu lebih banyak apa yang bisa saya lakukan, bagaimana saya bisa bermain, apa yang harus saya lakukan untuk bermain seperti ini. Saya merasa jauh lebih percaya diri daripada tahun lalu dalam hal mengetahui permainan saya, apa yang saya mampu," tukasnya. 

Baca juga : Kembali ke Hotel Detensi Imigrasi, Nasib Djokovic di Australia Terbuka DItentukan Besok 

Medvedev memulai musim 2022 dengan kekalahan dari pemain Prancis Ugo Humbert di turnamen tim Piala ATP, tetapi bangkit kembali dengan kuat untuk mengalahkan tiga lawan berikutnya, termasuk petenis nomor tujuh dunia Matteo Berrettini dari Italia. 

Petenis berusia 26 tahun itu berhasil mencapai final Australian Terbuka tahun lalu. Namun, dia kalah dari Djokovic. Medvedev bisa saja berakhir menjadi undian teratas di Melbourne Park menunggu keputusan pengadilan apakah petenis Serbia itu harus dideportasi setelah visanya dibatalkan. 

"Bahkan jika Novak dalam undian, saya hanya bisa melihatnya di final," kata Medvedev, yang akan membuka pertandingannya di Australian Terbuka melawan petenis Swiss Henri Laaksonen. 

"Setidaknya, ya, saya harus memenangi enam pertandingan sebelumnya. Itu tidak akan banyak mengubah persiapan saya untuk turnamen ini sendiri atau untuk pertandingan apa pun," pungkasnya. (Ant/OL-7)

BERITA TERKAIT