12 January 2022, 13:30 WIB

WTA Tegaskan Voracova tidak Bersalah


Basuki Eka Purnama | Olahraga

ASOSIASI Tenis Putri Dunia (WTA), Rabu (12/1), menegaskan Renata Voracova tidak bersalah setelah petenis Rep Ceko itu ditahan dan dideportasi dari Australia dengan alasan covid-19.

Visa Voracova dicabut setelah dia sebelumnya mendapatkan pengecualian medis covid-19 menjelang Australia Terbuka.

Petenis berusia 38 tahun itu awalnya diizinkan masuk ke Australia dan bahkan bertanding di nomor ganda di sebuah turnamen di Melbourne. Namun, dia kemudian ditahan bersamaan dengan kasus Novak Djokovic.

Baca juga: Meski Terancam tidak Tampil di Australia Terbuka, Djokovic Tetap Berlatih

Saat Djokovic menang di pengadilan, Voracova memutuskan meninggalkan Australia pada Sabtu (8/1).

WTA menegaskan menginginkan semua petenis divaksin dan mendukung kebijakan imirgasi Australia.

"Meski begitu, masalah selama beberapa hari ini saat atlet mengikuti aturan dan prosedur dan mendapatkan dispensasi medis adalah hal yang tidak menguntungkan," ujar WTA.

"Renata Voracova mengikuti aturan dan prosedur, diizinkan masuk, bertanding, sebelum visanya tiba-tiba dicabut meski dia tidak melakukan kesalahan apa pun."

"Kami akan bekerja dengan semua pihak untuk mengatasi masalah ini," lanjut WTA.

Voracova, Selasa (11/1). mengatakan dirinya menuntut ganti rugi dari Tennis Australia dan jumlahnya dipastikan tidak kecil.

"Tiket penerbangannya saja sebesar 2.500 euro dan saya pergi dengan pelatih saya," ujar Voracova kepada harian Denik.

"Selain itu ada biata hotel, latihan, dan hadiah uang yang berpotensi saya menangkan."

"Saya harap Tennis Australia bertanggung jawab sehingga masalah ini tidak perlu diselesaikan secara hukum, " pungkasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT