11 January 2022, 12:35 WIB

Nadal: Biarkan Djokovic Bermain di Australia Terbuka 2022


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

JUARA Grand Slam 20 kali Rafael Nadal menilai membiarkan rival utamanya Novak Djokovic untuk tetap bermain dalam perebutan gelar Australia Terbuka 2022 adalah keputusan yang paling adil.

Dikatakan oleh Nadal, petenis nomor satu dunia itu telah membuktikan secara hukum bahwa dirinya berhak bermain di Australia Terbuka 2022, dan berhak menerima pengcualian medis untuk vaksinasi covid-19.

"Terlepas dari apakah saya setuju atau tidak dalam beberapa hal dengan Djokovic, tanpa keraguan, keadilan telah berbicara," kata Nadal dikutip dari AFP, Selasa (11/1).

Baca juga: ATP Sebut Insiden Visa Djokovic Lukai Semua Pihak

"Menjadi keputusan yang paling adil untuk membiarkannya (Djokovic) bermain di Australia Terbuka," tegasnya.

Senada dengan Nadal, mantan petenis putri nomor satu dunia Martina Navratilova juga menyatakan Djokovic telah membuktikan secara hukum bahwa dia dapat bermain di Australia Terbuka 2022. Meskipun Navratilova mengaku tidak setuju mengenai sikap Djokovic yang menolak vaksinasi covid-19.

"Meskipun saya tidak setuju dengan tidak divaksinasi, pada akhirnya tampaknya Novak memang bermain sesuai aturan karena itu untuk pengecualian dan dia telah membuktikannya. Biarkan dia bermain." ucapnya.

Petenis nomor satu dunia Novak Djokokvic telah diizinkan masuk Australia setelah pencabutam visanya dibatalkan di pengadilan. Keputusan hakim di Melbourne yang membatalkan pembatalan visa Djokovic dengan alasan kesehatan Covid-19, berpotensi membuka jalan bagi Petenis Serbia itu untuk bermain di turnamen yang akan dimulai pekan depan (17/1).

Meski pengadilan telah membatalkan pembatalan visa Djokovic, tetapi Menteri Imigrasi Australia Alex Hawke masih memiliki wewenang untuk membatalkan kembali visa dan mendeportasi pemain yang tidak divaksinasi.

Kantor Menteri Imigrasi Hawke, Senin (10/1) malam, mengatakan Menteri masih mempertimbangkan apakah dia akan menggunakan kebijaksanaannya berdasarkan Undang-Undang Migrasi untuk membatalkan visa Djokovic untuk kedua kalinya, namun hingga saat ini belum ada keputusan terkait hal tersebut. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT