18 December 2021, 12:45 WIB

ITDC-MGPA Fokus Tingkatkan Fasilitas Sirkuit Mandalika Jelang WSBK dan MotoGP 2022


Ilham Ananditya |

MENYAMBUT ajang MotoGP dan MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) 2022, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), bersama BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai bagian ITDC Group, fokus meningkatkan kelengkapan penyelenggaraan balapan serta sarana dan prasarana pendukung Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Peningkatan kelengkapan penyelenggaraan balapan diperlukan, khususnya untuk memenuhi syarat homologasi penyelenggaraan event MotoGP.

Syarat dan ketentuan dalam penilaian homologasi tersebut berdasarkan Panduan Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) di antaranya adalah additional protective devices, track marking, verges and run-off areas, gravel beds, tyre barriers, turn signs, start lights, all along the track, both sides, pit lane axit, starting grid, flag marshal posts, light panel and equipments, track marshal post and equipment, track maintenance, drainage system, dan long lap penalty zone.

Baca juga: Ajang WSBK Picu Multiplier Effect Perekonomian di Pulau Lombok

Guna memenuhi kelengkapan itu, ITDC Group telah berkoordinasi secara intensif dengan sejumlah pihak yaitu Ikatan Motor Indonesia (IMI), Dorna Sports, dan FIM.

"Kami mendapat apresiasi positif dari pembalap dan kru tim balap World Superbike (WSBK) atas kualitas lintasan sirkuit kami setelah balapan WSBK 2021 usai. Namun masih ada beberapa hal yang harus kami tingkatkan lagi," kata Vice CEO MGPA Cahyadi Wanda dalam pernyataan resmi melalui rilis, Jumat (17/12) malam WIB.

"Saat ini, kami fokus melengkapi kelengkapan penyelenggaraan balapan dan fasilitas pendukung sirkuit guna memenuhi prasyarat penyelenggaraan balap motor yang akan berlangsung di The Mandalika tahun depan yaitu MotoGP dan WSBK. Kami optimistis semua prasyarat dapat terpenuhi dan lolos homologasi sebelum balapan MotoGP berlangsung,” tutupnya.

Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis Arie Prasetyo menambahkan, “Kami menyambut gembira pengumuman Dorna Sports yang telah menetapkan pelaksanaan MotoGP di Indonesia pada 18-20 Maret 2022 dan WSBK pada 11-13 November 2022."

"Ini merupakan bukti kepercayaan Dorna Sports atas kesiapan Sirkuit Mandalika dalam menggelar event balap motor berkelas dunia. Dalam rangka mendukung penyelenggaraan tersebut dan meningkatkan kenyamanan tim balap maupun penonton, kami juga tengah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung sirkuit,” lanjut Arie.

Saat ini, ITDC tengah menyiapkan perbaikan akses keluar masuk kendaraan, pedestrian dan saluran drainase di sekitar Sirkuit, penataan landskap serta menyelesaikan pembangunan Pit Building (nonmodular part). 

Di samping itu juga akan dibangun tambahan grand stand di 11 titik yang mengelilingi sirkuit untuk kenyamanan penonton.

Penambahan grand stand ini diperlukan sebagai antisipasi jumlah penonton MotoGP yang diperkirakan akan lebih banyak daripada WSBK. Seluruh pekerjaan ini ditargetkan akan selesai pada awal Maret 2022.

“Selain itu, kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan event balap motor di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Sehingga penyelenggaraan balap motor tahun depan akan lebih baik dan memenuhi ekspektasi semua pecinta balap motor," tutur Arie.

"Kami mohon dukungannya agar persiapan menyambut MotoGP ini dapat berjalan lancar. Sehingga kita dapat menyaksikan kembali balap motor MotoGP digelar di negeri kita setelah penantian panjang selama 24 tahun. Dan kami percaya event MotoGP mampu menjadi trigger kebangkitan industri pariwisata dan memberikan efek berkelanjutan yang besar bagi perekonomian Indonesia,” tutup Arie Prasetyo. (OL-1)

BERITA TERKAIT