09 December 2021, 11:00 WIB

Tim Indonesia Batal Tampil di Kejuaraan Dunia, Ginting Pilih Ambil Sisi Positif


Basuki Eka Purnama | Olahraga

PEBULU tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengambil sisi positif setelah PBSI memutuskan menarik mundur seluruh atletnya dari Kejuaraan Dunia 2021 yang akan berlangsung di Huelva, Spanyol, 12-19 Desember.

"Nilai positifnya ini waktunya buat istirahat karena kemarin pertandingan cukup intens tiga bulan, capek banget," ungkap Anthony saat ditemui di sela-sela Rakernas KONI Pusat di Jakarta, Rabu (8/12).

Anthony sebelumnya telah melakoni dua turnamen beruntun yang masuk dalam rangkaian Indonesia Badminton Festival di Nusa Dua, Bali, 16-28 November lalu, yakni Indonesia Masters 2021 (Super 750) dan Indonesia Terbuka 2021 (Super 1000).

Baca juga: Axelsen Rebut Tunggal Putra World Tour Finals 2021

Sebelum berangkat ke Bali, Anthony juga tercatat telah menjalani enam turnamen sejak Piala Sudirman dan Piala Thomas, Oktober lalu. 

Kondisi itu merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang pergelaran kejuaraan bulu tangkis.

Seusai menjalani pertandingan yang intens dan batal tampil di Spanyol, pebulu tangkis berusia 25 tahun itu pun akan menggunakan waktu yang ada untuk beristirahat sejenak dan melepaskan diri dari kesibukan bulu tangkis.

"Jadi ini waktu buat saya untuk istirahat, refreshing, dan persiapan untuk pertandingan tahun depan," ujarnya.

Sebelumnya, PBSI, Rabu (8/12), mengumumkan keputusan mundurnya timnas bulu tangkis Indonesia dari Kejuaraan Dunia 2021 dengan alasan keamanan dan keselamatan timnas di tengah merebaknya penyebaran varian baru virus covid-19 Omicron.

Keputusan besar itu diambil setelah melalui pembahasan dan masukan dari pengurus, pelatih, dan Kabid Binpres Rionny Mainaky yang melihat penyebaran varian Omicron tidak menentu sehingga menjadi alasan utama di balik penarikan diri ini.

Masukan itu juga tidak lepas dari peringatan pemerintah pada kondisi terkini dari penyebaran varian covid-19 Omicron sehingga kesehatan dan keselamatan para atlet harus menjadi prioritas.

"Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan dan kesehatan atlet lebih utama. Para pemain juga sudah kami ajak berdiskusi dan mereka setuju untuk menarik diri dari Kejuaraan Dunia," ujar Rionny.

Dengan keputusan tersebut, agenda Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021 di Bali pada 16 November-5 Desember menjadi turnamen terakhir yang diikuti skuat Indonesia di tahun ini, dan selanjutnya akan langsung bersiap menyambut turnamen pada 2022. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT