09 December 2021, 09:00 WIB

Jelang Pensiun, Raikkonen Mengaku Puas dengan Kiprahnya di Formula 1


Basuki Eka Purnama | Olahraga

SAAT semua mata melihat pada pertarungan Lewis Hamilton dan Max Verstappen di GP Abu Dhabi, akhir pekan mendatang, seorang juara dunia Formula 1 akan melakukan balapan terakhirnya.

Dua puluh tahun sejak melakukan debut di Formula 1 untuk tim Sauber di GP Australia 2001, pembalap Finlandia Kimi Raikkonen akan tampil di balapan ke349, yang merupakan balapan terakhirnya pada Minggu (12/12).

Dia pun menegaskan tidak akan mengubah apa pun dalam kariernya dan akan mundur tanpa penyesalan.

Baca juga: McLaren akan Gunakan Livery Spesial di GP Abu Dhabi

"Formula 1 memang menghabiskan banyak waktu namun itu bukanlah hal yang utama dalam hidup saya," ujar Raikkonen.

"Hidup saya selalu berada di luar. Ada hal yang lebih penting bagi saya selain Formula 1. Selama ini, jadwal saya mempengaruhi keluarga saya. Jadi, saya menantikan saat saya tidak memiliki rencana apa pun dan bisa melakukan semuanya dengan keluarga saya," lanjut juara dunia Formula 1 2007 itu.

pensiun bukanlah hal baru bagi pembalap berusia 42 tahun itu, yang posisinya di Alfa Romeo akan digantikan oleh Valtteri Bottas pada tahun depan.

Dia pernah meninggalkan Formula 1 pada 2010 dan 2011 untuk menjajal kebolehannya di ajang NASCAR dan reli dunia.

Kepindahan ke kedua ajang itu kemungkinan tidak akan terjadi kali ini meski para penggemar Raikkonen memintanya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Formula 1 dan Finlandia.

"Itu akan menyenangkan," kata Raikkonen sembari tersenyum. "Tentunya tidak di Formula 1. Itu akan lebih sulit ketimbang menjadi presiden Fnalndia. Terlalu banyak politik di Formula 1. Lihat saja GP ini (Arab Saudi). Seperti yang Anda tahu, uang yang bicara."

Raikkonen menuai julukan The Iceman karena jawabannya yang dingin setiap menjawab pertanyaan wartawan.

"Tilah saya. Saya menjawab apa adanya," tegas Raikkonen. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT