30 November 2021, 13:00 WIB

Empat Pemain Rebut Gelar Master Speed Chess Piala Presiden eSpors 2021


mediaindonesia.com |

BABAK semifinal turnamen mobile game catur yang dihelat Mobile Premier League (MPL), menyisakan empat pemain (TOP 4). Mereka memperebutkan Piala Presiden eSport (PPE) 2021. Keempat orang ini, yaitu Leo Lucky, Kosasih, Taufik, dan Yunias Yunus, berhasil mengungguli 40.872 peserta.

MPL telah menggelar babak Kualifikasi Semifinal untuk turnamen Speed Chess pada 21 November, di mana para pemain TOP 8 diundang ke Jakarta untuk bertanding secara langsung memperebutkan 4 kursi di babak Semifinal. Pertandingannya disiarkan live melalui YouTube MPL Indonesia, yang diramaikan oleh dua Grandmaster (GM) catur Indonesia sebagai caster (komentator), yaitu Susanto Megaranto dan Chelsie Monica.

"Kami melihat antusiasme yang begitu besar dari masyarakat Indonesia terhadap turnamen Speed Chess yang baru kali ini diadakan di ajang Piala Presiden eSports. Kami berhasil menyaring empat pemain terbaik dari lebih dari 40 ribu peserta. Yang menarik adalah banyak dari peserta yang baru pertama kalinya mengikuti kompetisi eSport dan berasal dari luar Jawa," ungkap Layla Safira Andamawanty, Head of Brand Marketing MPL Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/11)

Dari sisi usia dan profesi juga sangat beragam. Mulai anak muda hingga pensiunan. Hal ini menunjukkan peningkatan penetrasi eSport dan potensi pemain di Indonesia. "Saya senang sekali bisa terlibat di turnamen Speed Chess ini. Meskipun olahraga catur sudah sangat dikenal oleh masyarakat, kenyataannya tidak banyak yang menekuninya secara serius dan menjadi atlet catur profesional. Turnamen-turnamen catur seperti yang digelar MPL ini sangat penting perannya dalam membantu menemukan dan menumbuhkan bakat-bakat catur baru di Indonesia. Adanya game catur online seperti Speed Chess juga semakin memudahkan kita untuk berlatih menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih kuat,” ujar GM Susanto Megaranto.

GM Chelsie Monica juga mengungkapkan antusiasmenya dalam berperan sebagai caster di babak Semi-Final Kualifikasi turnamen Speed Chess.

"Selain bertanding dengan orang lain, kita juga bisa melatih kemampuan bermain catur dengan mengamati pertandingan catur orang lain. Karena itu saya selalu senang kalau ada kesempatan menjadi caster karena saya selalu dapat pengetahuan dan inspirasi baru. Di pertandingan Kualifikasi Semifinal ini karena meskipun bukan pemain profesional, mereka memiliki bakat dan karakteristik tersendiri dengan skill strategi yang tidak main-main,” kata Monica.

Pencarian Master Speed Chess MPL di PPE 2021 merupakan bagian dari kampanye #BuktiinLoBisa yang belum lama ini diluncurkan oleh MPL. Melalui kampanye ini, MPL ingin mengajak pengguna untuk tidak hanya bermain, tapi juga terus berlatih dan bertanding lewat berbagai turnamen yang tersedia setiap hari sampai mereka bisa menjadi master di game favorit mereka di platform MPL dan memenangkan reward.

“Berbagai inisiatif yang dilakukan MPL merupakan bentuk kontribusi nyata kami terhadap industri eSport tanah air, khususnya dalam mendukung lahirnya talenta-talenta eSport baru dari Indonesia, yang tidak hanya berprestasi di tanah air tapi juga di kancah global. Kami optimis industri dan ekosistem eSports di Indonesia akan semakin maju dan berkembang ke depannya dengan dukungan yang kuat dari pemerintah, dan kolaborasi yang baik dengan semua stakeholder,” tutup Layla. (OL-13)

Baca Juga: 28 Ribu Seragam Relawan Olimpiade Tokyo 2020 tidak Terpakai

BERITA TERKAIT