18 November 2021, 16:58 WIB

Carlos Checa: Toprak dan Rea Kian Kompetitif di Penutup Musim 


 Ilham Ananditya | Olahraga

JUARA dunia World Superbike (WSBK) 2011, Carlos Checa mengatakan, bahwa perebutan gelar dua pembalap puncak, Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha) dan Jonathan Rea (Kawasaki Racing) membuat kompetisi terasa semakin kompetitif.

Toprak yang kini berada di puncak klasemen dengan telah mengumpulkan 531 poin, hanya berselisih 30 poin dengan Rea.

Terlebih, bahwa nyatanya Toprak yang merupakan pembalap asal Turki benar-benar mengejutkan Checa.

"Tahun ini benar-benar menarik, terutama dengan Toprak Razgatlioglu (Yamaha) mampu berada di level yang sangat bagus. Terlebih bahwa ia adalah pembalap (asal) Turki. Biasanya, (pembalap) Spanyol, Inggris, atau Italia yang paling umum dan kompetitif,” kata Checa mengutip laman WorldSBK.

“(Sementara itu) Jonathan Rea benar-benar kompetitif dan sangat kuat. Toprak mampu mengalahkannya di lebih dari satu situasi. Di beberapa area, dia (Rea) lebih kuat, namun di beberapa balapan, Jonathan kesulitan bertahan dari Toprak,” ucap Checa.

Ia menuturkan ketertarikannya pada sosok pembalap Turki tersebut. Melihat ia dapat mengalahkan pembalap dunia lainnya dan menjadi yang terkuat di kelasnya.

“Ini adalah kejutan besar untuk kejuaraan bahwa pembalap Turki bersaing di WorldSBK dan mengalahkan pembalap dan tim terkuat di kelasnya. Semua ini membuat kejuaraan lebih menarik,” Checa menambahkan.

Menutup perburuan gelar di Sirkuit Mandalika, menjadikan tekanan lebih besar kepada Razgatlioglu.

Menurut Checa, Rea hanya tinggal berjuang memberikan tekanan kepada Razgatlioglu. Sementara pembalap Turki itu harus sekaligus bertahan dari pesaingnya.

“Saya pikir mungkin semua tekanan berada di Toprak, seperti yang dirasakan Rea sebelumnya. Karena ini adalah penentuan gelar juara dan berada di putaran terakhir tahun ini," imbuh Checa.

“Misi Rea adalah menyerang, menunggu jika Toprak membuat kesalahan. Dia (Toprak) memang memiliki keunggulan 30 poin. Dari sudut pandangnya, dia dapat menyesuaikan kecepatan dan risikonya, tetapi itu sangat sulit,” lanjutnya. (And/Speedweek/OL-09)

BERITA TERKAIT