15 October 2021, 17:30 WIB

Puluhan Rekor Tercipta di PON XX, Tiga Level Dunia


Akmal Fauzi |

PANDEMI covid-19 tak menyurutkan para atlet untuk mengukir prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Sebanyak 90 rekor PON dan nasional tercipta, bahkan tiga rekor di antaranya level dunia.

Tiga rekor dunia itu diciptakan lifter putri Jawa Barat Tsabita Alfiah R. Ia memecahkan rekor dunia junior cabang olahraga angkat besi. Tsabita Alfiah R yang turun di kelas 67 kg membuat total angkatan 212 kg memperbaiki rekor lama atas namanya sendiri yang dibuat di Tashkent, Uzbekistan, 2021, seberat 204 kg.

Dua rekor lain diciptakan di angkatan snacts dan clean and jerk. Ia mampu membuat angkatan 97 kg lebih berat 5 kg dari rekor dunia juniornya. Kemudian di angkatan clean and jerk Tsabita berhasil mengangkat barbel 115 kg memecahkan rekor dirinya 114 kg.

Rekor terbanyak dipecahkan di cabang renang. Ada 28 rekor yang tercipta, 2 rekor di antaranya tingkat nasional. Selain renang dan angkat besi, rekor juga tercipta di cabang atletik, selam, menembak, dan angkat berat.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menilai tolok ukur keberhasilan PON menjadi lahirnya pemecahan rekor, meski saat ini tengah berada dalam kondisi pandemi covid-19. Ia mengapresiasi capaian atlet yang berlaga di pesta olahraga terakbar di Tanah Air itu. 

Baca juga: Antrean mengular, Warga Papua Antusias Tonton Penutupan PON XX

Menurutnya, kesuksesan PON XX menjadi bukti persembahan masyarakat olahraga dari berbagai daerah untuk bangsa Indonesia. "PON XX menjadi momentum persatuan bangsa Indonesia oleh masyarakat Papua melalui olahraga prestasi. Itu membuktikan Papua bagian tidak terpisahkan dari Indonesia," kata Marciano, Jumat (15/10).

Kontingen Jawa Barat mempertahankan gelar juara umum di PON XX dengan koleksi 133 medali emas, 105 medali perak, dan 115 perunggu. Kontingen DKI Jakarta menempati posisi kedua dengan perolehan 110 medali emas, 91 medali perak, dan 100 perunggu. 

Posisi ketiga ditempati Jawa Timur yang mengumpulkan 110 emas, 89 perak, dan 88 perunggu. Tim tuan rumah Papua mengoleksi 93 medali emas, 66 medali perak, dan 102 perunggu. Tim Papua menempati posisi keempat. (OL-14)

BERITA TERKAIT