12 October 2021, 18:00 WIB

7 Atlet PON Dikabarkan Kabur dari Tempat Karantina, Ini Jawaban Menpora 


Akmal Fauzi | Olahraga

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali membantah adanya terkait kabar yang menyebut tujuh atlet yang teridentifikasi positif Covid-19 kabur dari tempat karantina atau isolasi. 

"Terdapat informasi sebanyak tujuh orang seolah-olah kabur. Tetapi tidak seperti itu kenyataannya. Karena kalau untuk naik ke pesawat, itu pasti ada suratnya, minimal antigen. Jadi mereka yang pergi itu sudah di antigen," ucap Menpora Amali di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (12/10). 

Menpora Amali mengatakan telah terjadinya keterlambatan dari hasil tes PCR yang dilakukan oleh ketujuh atlet yang berasal dari Kalimantan Utara, Jambi, Jawa Timur dan Yogyakarta itu. 

Hal Itu lantaran kurangnya faslitas untuk laboratorium PCR di Papua. Apalagi, orang yang melakukan PCR untuk kepentingan kepulangannya ke daerah asal banyak seiring akan berakhirmya PON XX. 

"Mereka itu sudah PCR, kemudian karena lab-nya terbatas atau fasilitasnya, jadi nunggunya lama. Sementara tiket mereka sudah terkonfirmasi hari besoknya (berangkat). Jadi diputuskan pulang. Mereka mau nunggu kalau hasilnya positif, mereka akan tunggu di sini, karantina dan sebagainya,” kata Zainudin. 

Baca juga : Paralayang Sumbang Satu Set Medali PON untuk Sumbar

“Akhirnya mereka test antigen, itu hasilnya negatif. Mereka berangkat, nah setelah berangkat baru keluar hasil PCR-nya. jadi tidak kabur, kan kasihan mereka dibilang kabur dari karantina. Saya kaget juga dapat informasi itu, seolah-olah tidak ada yang jaga di sini,” jelasnya. 

Oleh karena itu, Menpora kembali menegaskan jika ke tujuh atlet tersebut bukannya kabur. "Jadi sekali lagi dan perlu di catat jika mereka bukannya kabur. Mereka sudah ada suratnya, kalau tidak ada, tidak mungkin mereka bisa naik pesawat, tetapi karena hasil tes PCR-nya yang terlambat, maka baru bisa diketahui di sana," tegasnya. 

Ia mengatakan jika perhelatan PON XX Papua ini benar-benar menjaga segala aspek yang ada termasuk soal kepulangan atlet. 

*Semuanya dalam keadaan yang aman, tidak ada terkesan seolah-olah lari dari karantina dan seolah-olah tidak ada yang menjaga. Semua orang menjaga. Semua bekerja. panitia bekerja, pihak keamanan bekerja, jadi tidak ada kesan orang kabur tanpa sepengetahuan dari pada kita," ungkapnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT