01 October 2021, 22:35 WIB

PT Freeport Indonesia Dukung PON XX dan Bina Atlet Papua


Marcelinus Kelen | Olahraga

PRESIDEN Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas mengatakan, pihaknya telah dan akan terus mendukung perkembangan dunia olahraga di Tanah Papua. Karena itu, perusahaahnya akan selalu menjadi yang terdepan dalam menunjukan komitmennya tersebut.

Jumat (1/10), Tony Wenas melakukan kunjungan di stand PT Freeport Indonesia di areal Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Menurut Tony Wenas, PT Freeport Indonesia telah berada di Papua selama 54 tahun dan merupakan bagian dari Papua itu sendiri. Sehingga, komitmen membangun Papua sudah dan akan terus dilakukan.

"Dalam PON XX ini, pertama kami bangun satu stadion atletik bertaraf internasional yang terletak di Mimika. Itu selesai sekitar 3-4
tahun lalu dan siap diserahterimakan untuk digunakan," lanjutnya.

Selain itu, tambah Tony, lomba lari maraton juga akan dilakukan di kota Kuala Kencana, kota yang dibangun PT Freeport sebagai tempat tinggal karyawan. "Di sana sangat bernuansa lingkungan sehat dengan pohon dan hutan yang masih asri."


Selain membangun sejumlah sarana tersebut, PT Freeport Indonesia, juga menjadi sponsor utama di PON XX Papua. PT Freeport Indonesia terus bekerja samaa dengan Pemerintah Kabupaten Mimika agar sebelum PON XX dimulai sudah dilakukan pembinaan atlet Papua di sana.

"Kerja sama terus dibangun dengan Pemkab Mimika dan Provinsi Papua. Kalau kita total kurang lebih ada setengah triliun dana dikontribusikan untuk sukses PON XX," tuturnya.

Disinggung kemungkinan melirik atlet berprestasi menjadi karyawan di PT
Freeport Indonesia, Tony Wenas berujar hal itu tidak menutup kemungkinan bisa terjadi.

Hanya saja, Tony menyebut intinya intinya adalah bagaimana PT Freeport
Indonesia bisa membina atlet-atlet Papua terlebih dahulu. Salah satunya dengan membangun Mimika Sport Complex.

Ke depan PT Freeport Indonesia  akan mendatangkan pelatih khusus untuk membina para pemuda pemudi Papua yang punya bakat dan talenta olahraga. Perusahaan juga tetap berkomitmen pada pendidikan formal mereka.

"Sudah lebih dari 12 ribu beasiswa kami berikan. Ke depan, kami juga akan fokus memberikan beasiswa pada atlet-atlet yang berpotensi. Tentu saja apabila memungkinkan maka bisa dipekerjakan di PT Freeport Indonesia. Pada intinya adalah bagaimana untuk meningkatkan
kualitas dan kemampuan dari atlet-atlet muda. Kami juga
mendapat arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk membina dan melatih mereka dengan mendatangkan pelatih-pelatih, termasuk dari luar negeri," pungkas Tony Wenas. (N-2)

BERITA TERKAIT