30 September 2021, 23:29 WIB

Borobudur Marathon 2021 Pertahankan Konsep Hibrida dan Gelar Lomba Lari TIlik Candi 


Ghani Nurcahyadi |

AJANG lomba maraton, Borobudur Marathon akan kembali digelar tahun ini. di Edisi 2021, ajang yang didukung penuh Bank Jateng itu akan berlangsung pada 27-28 Novermber dan mengusung tema Symphony of Energy. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku optimistis penyelenggaraan ajang yang sudah bergulir sejka 2017 itu akan berjalan dengan baik. Tahun lalu yang masih digelar di tengah pandemi, Borobudur Marathon juga digelar dengan konsep hibrida dan antusiasme peserta tercatat tinggi. 

"Untuk runners yang sudah kangen Borobudur Marathon dan kangen Magelang, Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng akan digelar pada tanggal 27-28 November. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, gelaran tahun ini masih dibalut dengan keriaan dan kemeriahan yang sangat personal dan tidak bisa ditemukan di acara lain," kata Ganjar. 

Tema Symphony of Energy Borobudur Marathon 2021 bisa diartikan sebagai niatan jiwa yang disatukan dalam sebuah kolaborasi dan kesatuan energi yang membangkitkan para pelari dan Magelang. Hal ini tertuang dalam rangkaian kata-kata Saiyeg Saeka Praya, yang bisa diartikan, tujuan utama Borobudur Marathon, yaitu tidak hanya mencari pemenang dan juara, tetapi juga proses mewujudkan perbaikan pelayanan penyelenggaraan Borobudur Marathon 2021 dan dampak kepada masyarakat Magelang.  

“Symphony of Energy menjadi sebuah semangat dan kolaborasi satu sama lain baik dari para pelari, pemerintah, penyelenggara, dan Bank Jateng, untuk bersama sama menyalurkan energi positif yang akan membawa dampak positif baik untuk Magelang maupun untuk segenap masyarakat yang tersebar di berbagai penjuru,” jelas Budiman Tanuredjo, Wakil Pemimpin Umum Kompas 

Sama seperti pada 2020, Borobudur Marathon 2021 juga masih mempertandingkan Borobudur Marathon Elite Race 2021 yang akan diikuti oleh 50 atlet elite Indonesia dengan jarak tempuh 42,195 kilometer. Sementara itu, pelari umum dapat mengikuti Borobudur Marathon Virtual Challenge (BMVC) 2021 yang dibagi tiga kategori, yaitu 42 kilometer, 21 kilometer, dan 10 kilometer.  

Baca juga : Kontingen Ibu Kota Puncaki Klasemen Medali PON XX Papua, Wagub DKI Optimistis Juara Umum

Selain itu, ada kategori baru, yaitu Bank Jateng Tilik Candi 2021 yang dibuat untuk memberi pengalaman baru pada era kenormalan baru, dimana kategori ini memungkinkan dibukanya race secara offline dan dibatasi sebanyak 128 peserta.  

Ketiga rangkaian itu akan digelar pada 27–28 November. Borobudur Marathon Elite Race 2021 akan diadakan pada 27 November 2021, sementara Bank Jateng Tilik Candi 2021 dan BMVC akan diadakan pada 28 November 2021. 

“Kita patut mengapresiasi usaha kita bersama untuk bertahan dan berusaha sehat. Kita masih perlu berjuang kedepannya untuk memperbaiki dan tetap ketat, tidak boleh lengah sedikitpun dalam menjaga protokol  kesehatan. Kita rayakan bersama Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng ini dengan semangat baru yang akan membawa energi baru untuk semua pihak,” papar Supriyatno, Direktur Utama Bank Jateng. 

Urusan protokol kesehatan juga menjadi perhatian khusus penyelenggara Borobudur Marathon 2021. Peserta elite diwajibkan sudah menjalani vaksinasi Covid-19 secara penuh (dua kali). Sama seperti tahun lalu, akan ada karantina atlet elite, tempat latihan yang steril dengan menjaga jarak antara atlet dan meminimalkan kontak atlet elite dan pihak luar. 

Skema 3T (testing, tracking, dan treatment) juga menjadi perhatian khusus dengan memonitor atlet elite 14 hari sebelum hari-H agar para atlet elite tetap terjaga kondisi badannya dan terhindar dari cedera dan penularan Covid-19. 

“Masyarakat Magelang, sebagai tuan rumah, kita juga harus menyambut para pelari yang selama ini sudah merindukan berlari di Borobudur. Kita berikan juga energi semangat kepada para pelari agar dapat mendapatkan pengalaman terbaik berlari di Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng. Tetap patuhi protokol kesehatan dan kita sambut para pelari dengan segala keragaman yang ada. Untuk para pelari, selalu semangat, tetap patuhi protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Liem Chie An, Ketua Yayasan Borobudur Marathon. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT