28 September 2021, 19:27 WIB

Kemendagri Terbitkan Instruksi Protokol Kesehatan untuk Pelaksanaan PON, Begini Isinya 


Indriyani Astuti | Olahraga

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 46 tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua. 

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjelaskan, pada instruksi tersebut, penyelenggaraan PON XX, wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

"Penegakan protokol kesehatan ditunjukkan demi suksesnya perhelatan pesta olahraga terbesar nasional ini," ujarnya, Selasa (28/9). 

Adapun ketentuan dalam Inmendagri Nomor 46 tahun 2021, tegasnya penyelenggara wajib memastikan para atlet, offisial, panita, penonton, dan masyarakat di sekitar lokasi telah mendapatkan vaksin, minimal tahap pertama. 

Selain itu, jumlah penonton yang hadir secara langsung di stadion juga dibatasi. Safrizal menegaskan tidak boleh ada nonton bersama yang digelar penyelenggaraan. 

Baca juga : Atlet Dasalomba Papua Terima Obor Api PON XX di Timika

Dalam penyelenggaraan, imbuhnya, Instruksi mengharuskan pengecekan kesehatan tamu dan penonton. Selain itu, mereka diminta menunjukkan hasil test PCR (2x24 jam) atau tes antigen (1 X 24 jam) dengan hasil negatif dan bukti telah divaksin. 

"Penyelenggara agar menyediakan sarana kesehatan dan tenaga kesehatan di titik-titik tertentu," ucapnya. 

Ia mengatakan Kemendagri siap bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI-Polri, serta Satgas Provinsi, Dinas Kesehatan, dan panitia penyelenggara PON. 

"Penguatan disiplin protokol kesehatan adalah hal yang utama dalam pesta olehraga nasional ini. Kemendagri juga akan mengkampanyekan Gerakan Pembagian Masker, di sejumlah kota yang menyelenggarakan PON," tuturnya. 

Safrizal mengatakan penyelenggaraan PON ke- XX menjadi ajang promosi, yang akan membuat masyarakat di luar Provinsi Papua tertarik mengenal dan memahami kondisi bumi Cenderawasih tersebut. (OL-7)

BERITA TERKAIT