28 September 2021, 11:00 WIB

Teras Caf Siap Gelar Kompetisi Balap Sepeda Downhill


mediaindonesia.com | Olahraga

KABAR gembira bagi para pegiat sepeda gunung, khususnya yang gemar tantangan di lintasan ekstrem Downhill dan Enduro di Indonesia. Teras Caf akan menggelar ajang  balap sepeda 'Teras Caf 1st Series' khusus untuk para atlet dan penghobi olahraga tersebut.

Kompetisi yang akan digelar selama dua hari pada Sabtu-Minggu tanggal 2-3 Oktober 2021 di kawasan Cikole-Lembang, Bandung-Jawa Barat tersebut merupakan event berskala nasional dengan mengikuti regulasi lomba yang ditetapkan oleh Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) dan federasi balap sepeda dunia UCI (Union Cycliste Internationale). 

Kompetisi ini melombakan dua kelas, yaitu Kelas Prestasi dan Kelas Hobi yang seluruhnya dibagi lagi menjadi 14 kategori, mulai dari pra youth, penghobi dewasa hingga atlet profesional.

Di Kelas Prestasi terdiri dari: Men Elite (>19 tahun), Women Elite (>19 tahun), Men Junior (17-18 tahun). Sedangkan Kelas Hobi terdiri dari: Men Youth (15-16 tahun), Men Sport A (19-24 tahun), Men Sport B (25-29 tahun), Master Expert (30-44 tahun), Master A (30-34 tahun), Master B (35-39 tahun), Master C (40-44 tahun), Master D (45-49 tahun), Master E (>50 tahun), dan Women Open (>15 tahun).

Yang terbaru adalah kategori Exhibition (12-14 tahun) yang dibuka atas inisiatif Teras Caf untuk melakukan pembibitan rider di masa depan, selain melihat tingginya antusiasme di masyarakat.

"Kami berkomitmen kuat, dengan melahirkan kegiatan ini untuk mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya di cabang balap sepeda gunung Downhill dan Enduro," ungkap Founder Caf's Technology & Caf Group Yanuar Anugrah dalam konferensi pers virtual, Senin (27/9).

Ia juga menambahkan, karena digelar masih dalam masa pandemi, Teraas Caf 1st Series diselenggarakan dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat. "Kami sangat meminimalisir interaksi peserta dengan menerapkan prosedur online mulai dari registrasi, license check hingga technical meeting," tegas Yanuar.

Hal senada diungkapkan oleh Event Director Dede Dewanthono, Ia menambahkan bahwa seluruh peserta dan panitia yang masuk venue wajib menunjukkan bukti vaksin, swab antigen dan form assessment covid-19 saat screening. 

"Peserta dan official juga akan diberikan gelang tanda pengenal sebagai bukti lolos screening dan tetap mematuhi standar Protokol Kesehatan seperti memakai masker dengan baik dan benar, menjaga jarak fisik, dan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Jumlah peserta dan official di area venue akan dibatasi sesuai dengan urutan rundown per kelas," papar Dede.

Lintasan downhill Cikole di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu merupakan lintasan favorit bagi para penggemar kegiatan bersepeda ekstrem khususnya di daerah Jawa Barat, bahkan seluruh Indonesia. Lintasan downhill ini juga pernah digunakan sebagai lintasan multi-event PON dan kejuaraan internasional sekelas Asia Pacific. (S-4)

BERITA TERKAIT