23 September 2021, 18:30 WIB

Pelatih Minta Melati Daeva Tampil Lebih Agresif


Ilham Ananditya | Olahraga

MELATI Daeva Oktavianti, pasangan Praveen Jordan pada nomor ganda campuran, dituntut tampil lebih agresif untuk mengimbangi permainan pasangannya.

Setelah gagal meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020, pasangan peringkat keempat dunia itu mempunyai kesempatan memperbaiki kegagalan dalam kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman 2021. Kompetisi itu akan berlangsung di Vantaa, Finlandia, pada 26 September-3 Oktober.

Baca juga: Tersingkir di Perempat Final, Praveen/Melati Minta Maaf

Asisten pelatih ganda campuran pelatnas utama, Nova Widianto, menilai kegagalan di Olimpiade Tokyo disebabkan Melati belum mampu mengimbangi permainan Praveen. Menurutnya, setelah Liliyana Natsir, belum ada atlet putri dalam ganda campuran yang kemampuannya setara atlet putra.

Sementara itus, pelatih kepala ganda campuran, Richard Mainaky, berpendapat Melati kurang tangguh dalam mode bertahan. Sebagai pemain yang berperan mengontrol permainan di bagian depan, atlet berusia 26 tahun itu juga dinilai kurang agresif.

"Kemampuan bertahan dan mengontrol harus terus ditingkatkan. Praveen sebenarnya bisa menutupi kelemahan Melati, seperti saat mereka dua kali juara di Eropa. Akan tetapi, karakter permainan Praveen bukan sebagai pengontrol, dia adalah pengeksekusi serangan," jelas Richard dalam keterangan resmi, Kamis (23/9).

Baca juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Sampai di Finlandia dalam Kondisi Baik

Lebih lanjut, Richard mengatakan bahwa Melati perlu bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan. Sehingga, dapat mengimbangi permainan Praveen ketika bertemu lawan yang sebanding.

Nomor ganda campuran menjadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih kemenangan dalam setiap laga kejuaraan bulu tangkis beregu campuran. Pada Piala Sudirman 2021, Indonesia berada di Grup C bersama Denmark, Komite Olimpiade Rusia (ROC) dan Kanada.(OL-11)

BERITA TERKAIT