15 September 2021, 15:34 WIB

Hadiah Rp300 Juta untuk Atlet Sumsel Peraih Emas PON Papua


Dwi Apriani | Olahraga

GUBERNUR Sumatra Selatan Herman Deru menyiapkan bonus Rp300 juta bagi atlet yang berhasil memperoleh medali emas di PON XX. Hal tersebut diungkapkannya saat meresmikan dan melakukan Pelepasan Kontingen Sumatra Selatan untuk mengikuti PON XX Papua Tahun 2021 di Jakabaring Sport City, Rabu (15/9).

"Pemberian bonus tersebut sebagai bentuk untuk memantik semangat para atlet yang akan berlaga pada ajang olahraga bergengsi di Indonesia tersebut," kata Deru. Keberangkatan kontingen Sumsel untuk mengikuti PON XX, imbuhnya, bukan hanya tanggung jawab atlet. Apabila sukses, ini merupakan kesuksesan bersama antara atlet, pelatih, pemimpin cabor, termasuk pihak keamanan, baik polisi maupun TNI, yang berperan turut menjaga kenyamanan dan keamanan para kontingen.

"Ini ada kegotongroyongan. Target kita agar bisa memperbaiki prestasi dari sebelumnya. Yang perlu diingat kita bukan semata mengejar mendali tetapi mendukung agar PON XX terlaksana dengan baik," ujarnya.

Selain itu, Deru juga mengucapkan selamat kepada kontingen Sumsel yang akan mengikuti PON XX. Menurutnya, kontingen merupakan orang-orang terpilih dan telah dilatih dengan baik secara berkesinambungan meskipun di
tengah pandemi covid-19.

"Selamat berangkat ke ujung timur mengobarkan semangat persatuan. Bawa semangat positif saat bertanding. Saya yakin kalian akan menjadi duta bagi keindahan, keramahan, dan spirit Sumsel," ungkapnya.

Herman Deru juga menegaskan untuk masalah keamanan di Papua, pihaknya sudah menyiapkan kepolisian dan TNI dari Sumatra selatan untuk membantu di sana. "Untuk masalah spesifik saya tambahkan TNI ikut minimal di tiga kota itu, ada penghubung di luar Brimob," katanya.

Baca juga: Anies Lepas Kontingen DKI Berlaga di PON XX Papua

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Hendri Zainuddin mengatakan, dalam PON XX Papua 2021, sedikitnya ada 102 atlet yang dikirimkan untuk mengikuti ajang tersebut. "Semua akan diberangkatkan secara bertahap dimulai pada 16 November hingga 1 Oktober 2021. Selain itu ada 47 pelatih cabor dan 13 ofisial untuk mengikuti PON XX di Papua," tandasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT