14 September 2021, 04:59 WIB

FIA akan Pelajari Tabrakan Verstappen dan Hamilton di GP Italia


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

FEDERASI Otomotif Internasional (FIA) akan melakukan investigasi terhadap insiden kecelakaan yang melibatkan dua penantang utama titel juara Formula 1, Max Verstappen dan Lewis Hamilton, di Grand Prix Italia, Monza.

Direktur balapan Michael Masi mengatakan kendati kecelakaan itu tergolong dalam kecepatan rendah, akan tetapi para pakar keselamatan FIA akan meninjaunya.

Insiden tabrakan itu membuat mobil Red Bull Verstappen terangkat dan mendarat di atas mobil Mercedes Hamilton, bahkan sisi dalam ban belakang mobilnya mengenai kepala Hamilton yang cukup beruntung terlindungi peranti halo.

Baca juga: Hamilton Mengaku Selamat Berkat Halo Pascakecelakaan di Monza

"Insiden yang berbeda, tidak harus berdaya G tinggi atau semacam itu, tapi yang tidak biasa, kami pasti meniliknya," kata Masi.

"Departemen keselamatan kami pasti melihat itu secara detail, menginvestigasi dan melihat apa yang bisa kami pelajari dan apa yang bisa ditingkatkan di masa depan. Itulah bagaimana kami memiliki banyak sekali fitur keselamatan yang kami miliki saat ini, dan akan terus berkembang di masa depan."

"Kami telah mengumpulkan semua datanya, jadi kami memiliki semua informasi dan akan digunakan semua oleh departemen keselamatan bersama dengan setiap foto dan semuanya yang kami miliki," lanjutnya.

Pengawas balapan (steward) menyalahkan pemuncak klasemen sementara Verstappen terkait insiden tersebut dan mengganjarnya dengan penalti mundur tiga posisi start untuk balapan selanjutnya di Rusia.

Sementara Hamilton cukup syok mendapati kepalanya terbentur ban namun bersyukur peranti titanium yang tersemat di atas kokpit mobilnya menyelamatkan nyawanya.

"Saya sangat, sangat bersyukur saya masih di sini. Saya merasa diberkati. Saya merasa seseorang menyelamatkan saya hari ini," kata Hamilton.

Bos tim Mercedes Toto Wolff mengatakan halo telah menyelamatkan nyawa Hamilton dan bos tim Red Bull Christian Horner sepakat bahwa peranti, yang wajib digunakan mulai 2018 kendati tidak sedikit yang menentang, telah memainkan perannya.

"Ini kecelakaan yang canggung dan Anda bisa lihat mobil Max menunggangi Mercedes itu. Saya rasa tanpa halo akan tidak ada proteksi dari beban dari ban yang menimpa Lewis itu," kata Horner.

"Saya rasa halo sekali lagi menunjukkan perannya di Formula 1," tambahnya.

Presiden FIA Jean Todt di Twitter menggunggah foto mobil Red Bull yang menimpa Mercedes itu dengan membubuhi komentar, "Lega ada halo di sana.".

Sejumlah pebalap F1 juga telah mengatakan peranti itu menyelamatkan nyawa mereka, termasuk pembalap Ferrari Charles Leclerc dan mantan pembalap Haas Romain Grosjean.

"Saya tidak suka dengan halo beberapa tahun lalu tapi saya rasa itu adalah hal terhebat yang dibawa ke Formula 1," kata Grosjean setelah peranti itu melindungi kepalanya ketika mobilnya menembus pagar pembatas dan terbakar di Bahrain, tahun lalu. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT