09 September 2021, 07:05 WIB

Raducanu Melaju ke Semifinal AS Terbuka


Basuki Eka Purnama | Olahraga

PETENIS berusia 18 tahun asal Britania Emma Raducanu menjadi petenis kualifikasi pertama yang mencapai semifinal Amerika Serikat (AS) Terbuka setelah mengalahkan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Belinca Bencic 6-3 dan 6-4, Kamis (9/9) dini hari WIB.

Namun, petenis peringkat 150 dunia, yang akan menjadi petenis peringkat satu Britania itu, tidak menyadari torehan bersejrahnya itu di AS Terbuka.

Raducanu, yang merupakan petenis kualifikasi keempat yang mencapai semifinal Grand Slam, menjadikan Bencic, yang berperingkat 11 dunia, sebagai korban berperingkat tertinggi saat mencetak sejarah di lapangan hardcourt New York.

Baca juga: Tiga Pemain Absen Bela Indonesia di Laga Piala Davis Kontra Barbados

"Itu adalah laga yang berat. Saya senang bisa meraih kemenangan," ujar Raducanu.

"Saya sama sekali tidak mengetahui mengenai rekor-rekor tersebut. Saya baru pertama kali mendengar bahwa saya adalah petenis kualifikasi pertama yang mencapai semifinal AS Terbuka."

"Saya di sini bukan mengejar rekor. Saya hanya akan bertanding sekuat tenaga dan menyelesaikannya satu pertandingan demi satu pertandingan," tegasnya.

Di babak semifinal, Raducanu akan berhadapan dengan pemenang laga antara unggulan keempat asal Rep Ceko Karolina Pliskova, runner-up Wimbledon tahun ini, dan unggulan ke-17 asal Yunani Maria Sakkari.

Raducanu, yang berpeluang menjadi petenis kualifikasi pertama yang mencapai final Grand Slam melakukan debutnya di ajang Grand Slam di Wimbledon pada tahun ini dan mencapai putaran keempat.

Dia berusaha menjadi petenis putri Britania pertama yang menjadi juara Gand Slam setelah Virginia Wade di Wimbledon pada 1977 dan menjadi petenis putri Britania pertama yang menjadi juara AS Terbuka setelah Wade pada 1968.

Raducanu menjadi semifinalis putri termuda di AS Terbuka sejak Maria Sharapova pada 2005, meski dia hanya lebih muda beberapa bulan dari petenis Kanada Leylah Fernadez, yang akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Belarus Aryna Sabalenka di laga semifinal lainnya.

"Adanya banyak pemain muda yang masih bertanding membuktikan betapa kuatnya generasi berikutnya," kata Raducanu.

Tahun ini dipastikan akan ada juara baru di AS Terbuka.

Hanya Billie Jean King pada 1979 dan Kim Clijsters pada 2009 yang merupakan petenis dengan peringkat lebih rendah dari Raducanu yang berhasil mencapai semifinal AS Terbuka. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT