17 August 2021, 20:29 WIB

Milenial Patut Tiru Semangat Juang Greysia-Apriyani


Cahya Mulyana | Olahraga

GENERASI muda hendaknya mengikuti semangat juang para atlet di Olimpiade Tokyo yang berhasil mempersembahkan kebanggaan bagi Ibu Pertiwi. Nilai itu harus melekat di setiap anak negeri sebagai syarat membawa bangsa lebih maju.

"Di tengah menggeloranya semangat hegemoni Tiongkok itu, pasangan Indonesia mampu menunjukan darma bhaktinya. Kalau dalam dunia militer, dikatakan mampu melakukan force projection di dunia internasional. Itulah yang harus kita lakukan. Keteladanan (ganda putri bulu tangkis) Greysia dan Apriyani itulah yang harus kita kobarkan," kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di hadapan ribuan kader PDIP dari seluruh Indonesia, yang mengikuti upacara bendera peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 yang diselenggarakan secara hybrid, Selasa, (17/8).

Baca juga: KOI Bertekad Kerja Ekstra Keras untuk Olimpiade Paris 2024

Selain terhadap pasangan yang mempersembahkan medali emas itu, Hasto juga mengajak generasi muda mengikuti semangat juang tokoh muda lain, Anggun C Sasmi, Cinta Laura, Agnes Monica.

"Mungkin ada yang mengatakan mereka cuma artis. Ya betul. Tapi mereka juga mampu membawa nama Indonesia di dunia internasional," tambah Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa para Pendiri Bangsa menggagas Pancasila, yang juga dasar kepemimpinan Indonesia bagi dunia. Menurut Bung Karno, kata Hasto, Pancasila bukan hanya falsafah bangsa tapi juga hadir sebagai pandangan Indonesia untuk dunia.

Maka tak heran, 10 tahun sejak merdeka, di tahun 1955 Indonesia sudah berhasil menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika. Konferensi ini menghasilkan Dasa Sila Bandung, yang menjadi dasar bagi negara-negara di Asia Afrika agar dapat merdeka.

"Dan itu terjadi karena spirit bergelora dari kepemimpinan Indonesia bagi dunia itu. Bagaimana kemerdekaan Indonesia itu mampu mendorong kemerdekaan bagi bangsa-bangsa lain di Asia Afrika," katanya.

Indonesia juga menggagas Gerakan Non Blok, yang berpihak pada perdamaian dunia. Bagi PDIP, kepemimpinan Indonesia bagi dunia seperti inilah yang harus terus didorong.

"Maka itu, sebagai bangsa kita tak boleh bersikap inward looking, berantem ke dalam. Sebagai bangsa kita harus bertindak keluar. Momentum 76 tahun kemerdekaan Indonesia ini untuk menggelorakan kembali kepemimpinan Indonesia," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT