06 August 2021, 09:33 WIB

Akibat Kisruh Tsimanouskaya, Dua Ofisial Belarus diusir dari Kampung Atlet


Basuki Eka Purnama | Olahraga

DUA ofisial Olimpiade Belarus, yang terlibat upaya pemaksaan sprinter Krystsina Tsimanouskaya untuk keluar dari Olimpiade Tokyo 2020 telah dicabut akreditasinya dan akan segera meninggalkan Tokyo.

Artur Shumak dan Yuri Moisevich, yang namanya disebut oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dalam insiden awal pekan itu, telah dibawa keluar dari Kampung Atlet, tempat tim Olimpiade menginap.

IOC telah meluncurkan proses penyelidikan resmi terhadap dua ofisial tim tersebut, dua hari lalu.

Baca juga: Shopee Berikan Rp 1 M ShopeePay untuk 77 Anggota Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

"Keduanya telah dicabut akreditasinya," kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Kamis (5/8).

"Mereka telah dibawa keluar dari perkampungan Olimpiade dan akan pulang," lanjutnya.

Tsimanouskaya tiba di Warsawa, Polandia, Rabu (4/8) malam, setelah menolak instruksi pelatihnya untuk kembali ke tanah air. Dia mencari perlindungan pada polisi Jepang dan ditawari visa kemanusiaan oleh otoritas Polandia.

Atlet berusia 24 tahun itu, Minggu (1/8),  membuat kehebohan ketika dia mengatakan pelatihnya, yang marah karena dikritik soal olahraga, memaksa dia untuk berkemas dan pergi ke bandara bahkan sebelum dia berkompetisi di Olimpiade Tokyo 2020.

Dia menolak naik pesawat dan mencari perlindungan dari polisi Jepang di bandara dan kemudian tinggal di kedutaan Polandia selama dua malam sebelum terbang ke Warsawa melalui Wina.

Komite Olimpiade Nasional Belarusia, pada saat itu, mengatakan pelatih menarik Tsimanouskaya dari Olimpiade Tokyo 2020 atas saran dokter mengenai keadaan emosional dan psikologisnya. NOC Belarusia, hingga saat ini, belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai insiden tersebut. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT