02 August 2021, 12:22 WIB

Hamilton Duga Dirinya Alami Long Covid-19


Basuki Eka Purnama | Olahraga

JUARA dunia Formula 1 tujuh kali Lewis Hamilton curiga dirinya terkena efek jangka panjang dari covid-19 setelah mengalami pusing dan kelelahan pascalomba Grand Prix Hongaria, Minggu (1/8).

"Semuanya menjadi sedikit buram di podium," kata pembalap berusia 36 tahun asal Inggris itu setelah dicek dokter tim Mercedes.

Hamilton, hari itu, mengamankan podium setelah finis ketiga di belakang pembalap tim Alpine Esteban Ocon dan juara dunia empat kali Sebastian Vettel dari tim Aston Martin.

Baca juga: Terlibat Kecelakaan di GP Hongaria, Verstappen Kembali Salahkan Pembalap Mercedes

Tahun lalu, Hamilton terjangkit covid-19 dan harus melewatkan balapan penultima musim, Grand Prix Sakhir di Bahrain, pada Desember.

Ia kembali membalap di balapan penutup musim di Abu Dhabi pada 13 Desember, dengan finis ketiga setelah dites negatif namun mengaku mengalami efek pasca-covid-19.

Di Hungaroring, ia mengaku efek itu masih terasa.

"Saya belum bicara dengan siapapun khususnya tentang ini. Tapi, saya rasa ini masih membekas," kata Hamilton yang kini mengubah defisit delapan poin dari Max Verstappen menjadi keunggulan enam poin atas pembalap tim Red Bull itu dalam pertarungan gelar.

"Saya ingat ketika saya mendapatinya, latihan telah berbeda sejak itu, tingkat kelelahan yang Anda alami, ini berbeda."

"Siapa yang tahu apa yang terjadi hari ini, mungkin kekurangan cairan, saya tidak tahu. Tapi pastinya saya belum pernah mengalaminya."

"Saya mengalami hal serupa di Silverstone tapi ini jauh lebih buruk," lanjut pembalap yang meraih kemenangan keempatnya musim ini di
kampung halamannya itu, dua pekan lalu.

Sirkuit Hungaroring, sepanjang 4,3 km dengan tikungan berliku yang konstan, sangat menuntut kekuatan fisik. Balapan di sana juga sering kali bercuaca panas.

Rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas membandingkan kokpit Mercedes saat sesi latihan bebas seperti sauna ala Finlandia.

Hamilton, menyusul blunder setelah restart yang diakibatkan tabrakan beruntun di lap pembuka, mengatakan telah mengerahkan segalanya untuk mengejar Ocon, yang mengklaim kemenangan perdananya di F1 hari itu,

"Balapan ini secara umum sangat sulit," kata Ocon.

"Trek ini dengan panas, kelembaban, dan tikungannya, Anda tidak bisa bernafas di sini. Saya merasa datar, saya merasa sepenuhnya mati juga. Saya bisa bilang ke Anda saya akan tidur dengan tenang malam ini," pungkasnya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT