01 August 2021, 20:15 WIB

Olimpiade Tokyo jadi Laga Terakhir Hendra Setiawan


Ilham Ananditya | Olahraga

PEREBUTAN medali perunggu sektor ganda putra cabang bulu tangkis, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang digelar hari Sabtu (31/7) malam belum berhasil menyabet medali, usai dikalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Ahsan/Hendra dikalahkan dengan rubber game skor berakhir 21-17, 17-21, 14-21. Pertandingan yang digelar di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Jepang, itu berlangsung menegangkan. Namun sayang medali perunggu harus direbut oleh pasangan Chia Aaron/Son Wooi Yik

"Kami mohon maaf kepada rakyat Indonesia belum bisa menyumbang medali. Tapi kami sudah berusaha memberikan yang terbaik dan maksimal," tutur Ahsan.

Berakhir pada kekalahan tanpa medali di Olimpiade Tokyo 2020 membuat The Daddies, sapaan akrab Ahsan/Hendra, memberikan salam perpisahan dalam laman Instagam mereka masing-masing.

Baca juga : Greysia/Apryani jadi Peluang Emas Terakhir, Ginting Coba Rebut Perunggu

“Akhirnya selesai juga perjuangan dan perjalanan saya di Olimpiade. Mungkin akhir perjalanan belum diberi yang indah. Tapi saya bersyukur karena hasil selama ini selalu yang indah.” tutur Ahsan.

“Mulai dari keluarga, partner, pelatih, teman-teman, dan para pendukung. Dan semua ini akan selalu menjadi kenangan yang indah. Semoga di sisa karier ini masih bisa membuat kenangan yang indah. Amin.” tambah Ahsan.

Selain ucapan perpisahan, secara mengejutkan Olimpiade Tokyo 2020 juga menjadi ajang terakhir bagi Hendra Setiawan. Karena menurut dirinya, untuk dapat memasuki kualifikasi Olimpiade Paris 2024 akan menjadi kesulitan yang berarti melawan para pemain muda bulutangkis.

“Bye-bye Tokyo 2020.. My last Olympic games is over (Selamat tinggal Tokyo 2020, pertandingan Olimpiade terakhir saya telah selesai).” dikutip dari laman instagram resmi milik atlet berusia 36 tahun itu. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT