01 August 2021, 11:02 WIB

Pergeseran Tren Olahraga saat Pandemi


mediaindonesia.com | Olahraga

PANDEMI Covid-19 muncul pada akhir tahun 2019 dan mulai melanda Indonesia sejak Maret 2020. Sejak itu, pemerintah Indonesia mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Para pekerja sektor non-esensial harus bekerja dari rumah dan anak-anak bersekolah dari rumah, jam operasional pusat pembelanjaan esensial dibatasi, lapangan umum dan pusat kebugaran pun ditutup.

Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, pilihan untuk berolahraga mulai banyak dilakukan dari rumah. Selain lebih nyaman karena tidak ada gangguan dari pihak lain, berolahraga dari rumah juga dapat dilakukan dengan lebih leluasa dengan waktu yang lebih fleksibel. Selain itu, faktor kebersihan dan keamanan juga menjadi lebih terjaga.

Hal tersebut membuat permintaan alat-alat olahraga meningkat, seperti yang dirasakan Gymfitnessindo, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan alat gym khusus rumahan, yang didirikan oleh Hans Krisna pada tahun 2015.

Awal mulanya, Hans, yang juga merupakan seorang penggemar fitness, merasa kesulitan dalam menemukan alat-alat gym berkualitas di Indonesia, termasuk di pusat kebugaran atau commercial gym. Dari sana, muncullah ide untuk menjual alat-alat gym, yang awalnya difokuskan pada alat-alat latihan angkat berat. Namun seiring waktu, Hans sadar bahwa tidak semua orang selalu memiliki waktu luang untuk pergi ke gym, termasuk dirinya sendiri yang saat itu juga memiliki usaha gym-nya sendiri.

Dari situ, pada tahun 2017, Gymfitnessindo mulai memperluas produk lininya ke arah mesin multifungsi yang cocok digunakan untuk berolahraga di rumah. Dengan fitur lengkap, mesin sederhana yang hanya membutuhkan ruangan minimal 2m x 3m ini dapat melatih seluruh otot tubuh. Seiring dengan berkembangnya tren olahraga, Gymfitnessindo mulai terus kebanjiran order, baik untuk alat-alat di commercial gym maupun home gym. 

Sejak pandemi, penjualan Gymfitnessindo meningkat hampir 3 kali lipat hingga pernah kehabisan stok. “Selama pandemi, permintaan peralatan home gym meningkat drastis. Pada bulan September, Oktober, November 2020, semua stok habis, dan kami pun kewalahan dalam hal pengiriman dan pemasangan. Bener-bener gak nyangka kalau dampaknya akan seperti ini. Bayangkan, dalam 1 bulan, kami bisa memasang hampir 100 alat fitness untuk home gym,” ungkap Hans Krisna, founder Gymfitnessindo dalam keterangangnya, Minggu (1/8).

Meskipun permintaan sangat tinggi, namun Hans dan timnya tetap berusaha mengedepankan pelayanan dengan produk harga terbaik seperti yang biasa mereka lakukan. Selain pengiriman gratis kepada customer yang tinggal di luar kota, Gymfitnessindo juga menyediakan jasa pemasangan bilamana dibutuhkan – tentunya, tetap dengan menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan.
Tren Home Gym Terus Meningkat

Untuk ke depannya, Hans melihat tren home gym akan terus meningkat, meskipun di saat pandemi sudah mereda ataupun berakhir nanti. “Saya lihat, orang mulai sadar akan pentingnya olahraga. Dulu boro-boro kepikiran home gym, olahraga pun jarang dan disepelekan. Tapi sekarang, banyak sekali orang di sekitar saya yang dulu sama sekali gak suka olahraga, sudah terpikir mau punya home gym. Terlebih lagi, pandemi juga membuat orang sadar bahwa waktu bersama keluarga itu juga sangat berharga. Kalau dulu, waktu kebanyakan habis di jalan, baik untuk bekerja maupun berolahraga di luar. Tanpa disadari, banyak waktu yang terbuang, mulai dari perjalanan, parkir, mandi, ganti baju, dll., di mana itu semua sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk dihabiskan bersama keluarga. Dengan home gym, sehat dapet, waktu lebih banyak bersama keluarga juga dapet. Itu yang saya lihat sih,” jelas Hans.

Pandemi membawa berbagai dampak pada keseharian kita sehingga dunia pun perlahan akan berubah. Positifnya, pandemi membuat makin banyak orang yang sadar akan pentingnya kesehatan, terlepas dari apakah Covid-19 akan dapat hilang sepenuhnya dari muka bumi ini sehingga ke depannya, olahraga akan menjadi kebutuhan primer. " Marilah kita bersama-sama mengikuti protokol kesehatan yang telah direkomendasikan, tetap #DiRumahSaja, menjaga kesehatan dengan maksimal, salah satunya dengan #EnakanGymDiRumah," ajaknya. (OL-13)

Baca Juga:Berolahraga Di Kawasan Jembatan Suroboyo

BERITA TERKAIT