28 July 2021, 07:26 WIB

Simone Biles Mengaku Mundur karena Masalah Kesehatan Mental


Basuki Eka Purnama | Olahraga

SEMBARI menangis, Simone Biles mengatakan masalah kesehatan mental menjadi alasannya mengundurkan diri dari laga final nomor beregu putri, Selasa (27/7). Hal itu juga menyebabkan keikutsertaan pesenam Amerika Serikat (AS) itu di nomor lainnya di Olimpiade Tokyo 2020 menjadi tidak jelas.

Pesenam berusia 24 tahun itu tiba di Jepang sebagai salah satu unggulan untuk menyapu medali emas Olimpiade, melanjutkan prestasinya yang memenangkan sembilan medali emas di Olimpiade Rio 2016.

Namun, Biles terjatuh di laga kualifikasi yang menyebabkan AS tertinggal dari Rusia.

Baca juga: Owi Beri Dukungan untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Di laga final, Selasa (27/7), Biles kembali gagal di nomor vault sehingga memicu kehebohan di Ariake Gymnastics Center.

Saat timnya bersiap untuk nomor palang bertingkat, tim AS memutuskan menarik Biles dari semua nomor laga final.

Biles tetap memberikan dukungan untuk tim AS, bertepuk tangan dan menari, yang memperlihatkan bahwa pesenam itu tidak mengalami cedera.

Hasilnya, tim AS harus puas meraih medali perak, dikalahkan oleh tim Rusia, yang merai medali emas Olimpiade pertama mereka sejak Olimpiade Barcelona 1992.

Selepas menerima medali peraknya, Biles mengonfirmasi dirinya mundur karena kondisi psikologis.

"Saya harus melakukan hal yang paling tepat bagi saya dan fokus pada kesehatan mental tanpa mengancam kesehatan dan kesejahteraan saya," ujar Biles.

"Saya hanya tidak percaya pada diri saya sebesar biasanya. Saya tidak tahu apakah itu karena usia saya. Saya hanya sedikit gugup."

"Saya juga merasa tidak mengalami kesenangan yang sama," lanjutnya sembari mulai menangis dan dihibur oleh rekan-rekan setimnya.

"Yang paling buruk, hal ini terjadi di Olimpiade," pungkasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT