19 July 2021, 05:17 WIB

Tim Pengungsi Olimpiade Diizinkan Berangkat ke Tokyo


Basuki Eka Purnama | Olahraga

KOMITE Olimpiade Internasional (IOC) telah mengizinkan Tim Pengungsi Olimpiade datang ke Tokyo menjawab spekulasi terkait partisipasi mereka setelah adanya temuan satu kasus covid-19 di antara ofisial yang sedang menjalani pemusatan latihan di Qatar.

Sebanyak 26 dari 29 atlet yang tergabung dalam Tim Pengungsi, sebelumnya, harus menunda keberangkatan mereka ke Tokyo, awal pekan ini, akibat temuan kasus positif covid-19.

"Sebanyak 26 atlet, 16 pelatih, dan 10 ofisial akan terbang ke Jepang dalam tiga hari ke depan," kata IOC, Minggu (18/7).

Baca juga: Hendra/Ahsan Rileks Jelang Olimpiade Tokyo

"Rombongan pertama dijadwalkan tiba di Bandara Narita malam ini setelah keberangkatan mereka ke Olimpiade Tokyo tertunda," lanjut IOC.

Tim Pengungsi Olimpiade Tokyo berjumlah hampir tiga kali lebih besar dibanding di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Para atlet yang akan bertanding menggunakan bendera Olimpiade di Tokyo itu berasal dari beberapa negara, seperti Suriah, Iran, Afganistan,
Eritrea, dan Sudan Selatan. Para atlet tersebut akan bertanding di 12 cabang olahraga.

IOC memperkenalkan Tim Pengungsi pertama kali di Olimpiade 2016 Rio guna meningkatkan kesadaran terhadap isu ketika ratusan ribu orang dari
Timur Tengah melarikan diri ke Eropa untuk menghindari konflik dan kemiskinan di negara mereka. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT