26 June 2021, 11:12 WIB

Pemain Persija Academy Telah Dilindungi Program BPJAMSOSTEK


mediaindonesia.com | Olahraga

UNTUK mendapatkan pemain handal, Persija Development Center memiliki Persija Academy  yaitu Pusat Pelatihan Sepak Bola Terpadu yang menyajikan perpaduan antara pendidikan sepakbola, pendidikan formal dan pengembangan kepribadian.

Para peserta Persija Academy terdiri dari para pemain belia yang berusia 12-18 tahun. Para pemain yang nantinya menjadi cikal bakal pemain utama Persija ditempa dengan pelatihan sepak bola standar internasional.

Seluruh program dikomandoi langsung oleh pakar sepakbola berlisensi profesional UEFA (Union of European Football Associations) yang telah memiliki pengalaman dalam pembinaan sepak bola elite.

Tak hanya itu, para pemain Persija Academy yang menunjukkan perkembangan dengan baik memiliki kesempatan untuk bermain di klub elite Persija U-16, U-18, dan U-20 sebelum akhirnya terpilih untuk membela skuad utama Macan Kemayoran.

Dalam menjalani tempaan latihan dan pertandingan, para pemain dari Persija Academy tentunya memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan atau cedera. Jika mengalami kecelakaan atau cedera saat bertanding, seorang pemain perlu mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Terkait hal tersebut, Persija Develompment Center memberi perlindungan kepada para pemain Persija Academy dengan menjadi peserta program BPJS Ketanagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.

Dalam upaya melindungi para pemain Persija Academy termasuk para ofisial serta staf manajemen, Persija Development Center telah menerima sertifikat dan kartu tanda bukti kepesertaan program BPJAMSOSTEK.

Penyerahan sertifikat dan kartu tanda bukti kepesertaaan diserahkan oleh Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Slipi Adie MS kepada General Manager Persija Development Center Sigit Gunawan di Nirwana Park Sawangan, Bojongsari, Depok, Jumat (25/6).

Dalam keterangan pers, Sabtu (26/6),  Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Slipi Achmad Fathoni mengatakanPersija Development Center mendaftarkan seluruh ofisial tim, management dan para pemain atau peserta didiknya Persija Academy  ke dalam program BPJAMSOSTEK.

“Dengan menjadi peserta, jika pemain Persija Academy mengalami kecelakaan yang terjadi saat berlatih dan bertanding akan bisa mendapatkan klaim santunan. Langkah mendaftarkan pemain menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Ini juga membuktikan adanya kepedulian dari pihak Persija Development Center,” jelas Fathoni.

Di sisi lain, Sigit Gunawan selaku General Manager mengatakan dengan mendaftarkan menjadi peserta program BPJAMSOSTEK, pihak Persija Development  Center telah memberikan kenyamanan dan keamanan seluruh peserta Persija Academy.

“K arena para pemain Persija Academy tentu tidak luput dengan risiko kecelakaan karena hubungan kerja seperti cedera saat berlatih dan bertanding cukup besar,” kata Sigit.

Dalam keterangannya, Fathoni juga menambahkan,”Masuknya para atlet Persija Academy dan manajemen tim Persija Development Center ini diharapkan akan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.” (RO/OL-09)

 

 

BERITA TERKAIT