10 June 2021, 13:52 WIB

Pelatih Siapkan Latihan Khusus untuk Pasangan Greysia/Apriani


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

PELATIH ganda putri bulu tangkis Indonesia Eng Hian menyatakan bahwa ia telah menyiapkan program latihan khusus untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjelang Olimpiade Tokyo Juli 2021 mendatang.

Salah satu program latihan khusus yang telah disiapkan Eng Hian adalah menggelar latihan tanding melawan ganda putra Indonesia demi meningkatkan kecepatan dan kekuatan Greysia/Apriani ketika tampil di Tokyo nanti.

"Saya sudah menyiapkan menu sparring dengan ganda putra untuk menambah kecepatan dan kekuatan mereka," kata Eng Hian dalam keterangan resmi PBSI yang diterima, Kamis, (10/6).

Dijelaskan oleh Eng Hian, hingga saat ini Greysia/Apriani masih terus melakukan latihan persiapan menuju Tokyo. Dikatakannya pasanga ganda putri indonesia itu telah melakukan program latihan yang berfokus pada kekuatan dan daya tahan.

"Jadi persiapan untuk Greys/Apri dari dua minggu lalu saya masih fokus ke peningkatan strength dan endurance. Fokus stabilisasi daya tahan, konsistensinya untuk bermain dengan durasi yang lebih lama," ucap Eng Hian.

"Dua minggu ke depan baru nanti akan ada perubahan ke pola pergerakan dan spsesifik akurasi. Kira-kira tiga minggu sebelum hari-H baru fokus ke strategi dan kompetisi," jelasnya.

Greysia/Apriyani yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putri, dipastikan turun di Olimpiade tanpa turnamen pemanasan. Turnamen terakhir yang diikuti mereka adalah Yonex Thailand Terbuka dan Toyota Thailand Terbuka, Januari lalu.

Di All England, Greysia/Apriyani gagal tanding karena seluruh tim Indonesia dipaksa mundur kala itu. Sementara Malaysia dan Singapura Terbuka yang rencananya menjadi turnamen antara sebelum ke Tokyo juga batal digelar karena pandemi Covid-19 yang kembali mengganas di kedua negara itu.

"Pasti ada pengaruhnya pembatalan turnamen-turnamen itu, terutama untuk kondisi mentalnya. Sebagai atlet kan butuh suasana kompetisi untuk mencoba hasil latihan. Begitu juga pelatih, untuk bisa menilai hasil latihan ini efektif atau tidak. Tetapi nyatanya tidak ada ajang untuk melakukan itu," terang Eng Hian.

"Selain itu, kami akhirnya tidak bisa terlalu membaca kekuatan lawan. Tapi berdasarkan hasil turnamen sebelumnya, tanpa mengecilkan negara lain, saya masih melihat persaingan tetap akan dari Jepang, China, dan Korea," sebutnya.

Dapat diketahui, Olimpiade Tokyo akan berlangsung pada 23 Juli - 8 Agustus mendatang, dengan cabang bulu tangkis dijadwalkan dipertandingkan pada 24 Juli -2 Agustus.

Selain Greysia/Apriyani, Indonesia telah meloloskan 10 pebulu tangkis lainnya ke Olimpiade Tokyo. Mereka adalah tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (RIF/PBS/OL-09)

BERITA TERKAIT