09 June 2021, 20:19 WIB

Menpora Harap SEA Games 2021 tidak Ditunda


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

PESTA olahraga multievent SEA Games yang dijadwalkan pada November-Desember 2021 di Hanoi, Vietnam, terancam ditunda. Lonjakan kasus covid-19 di Vietnam menjadi alasan tuan rumah untuk menunda kejuaraan olahraga se-Asia Tenggara.

Media The Straits Times melaporkan bahwa Komite Olimpiade Vietnam telah menulis surat kepada National Olympic Committees (NOC) pekan lalu. Dalam suratnya, penyelenggara menyoroti kenaikan kasus covid-19 di wilayah Vietnam.

Vietnam, yang relatif berhasil menangani kasus covid-19 pada tahun lalu, tengah berjuang melawan pandemi. Saat ini, lebih dari 5.600 kasus positif dilaporkan di 39 provinsi dan kota sejak April lalu. Sejumlah kota besar, seperti Hanoi dan Ho Chi Minh, telah menerapkan aturan pembatasan.

Baca juga: Indonesia Tolak Usulan Penundaan SEA Games 2021 Vietnam

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali mengungkapkan pihaknya telah berkomunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk memastikan SEA Games dapat berjalan tepat waktu.

"Tidak ada penundaan SEA Games, saya sudah minta ke ketua NOC kita, untuk berkoordinasi dengan negara-negara peserta lain agar tidak menunda itu," jelas Zainudin saat dikonfirmasi, Rabu (9/6).

Lebih lanjut, Zainudin mengklaim hingga saat ini belum ada pemberitahuan dari pemerintah Vietnam terkait penundaan SEA Games 2021. Pihaknya pun berharap SEA Games dapat berjalan sesuai jadwal.

Baca juga: Vietnam Bakal Borong 20 Juta Vaksin Sputnik V

"Belum ada statement (pemerintah) Vietnam seperti itu. Jadi harus ada pengumuman resmi. Kalau cuma isu, jangan percaya lah," pungkasnya.

"Kalau Olimpiade jalan, masa dia (SEA Games) gak bisa. Olimpiade tingkat dunia jalan. Kita yang tingkat 34 provinsi juga jalan. Peserta dari PON itu lebih banyak (pesertanya)," imbuh Zainudin.

Diketahui, wilayah Asia Tenggara tengah mengalami lonjakan kasus covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Indonesia sejauh ini melaporkan sekitar 1,86 juta kasus positif dan lebih dari 51.000 kasus kematian. Thailand pun menghadapi gelombang ketiga covid-19, dengan total 179.886 kasus positif dan 1.269 kasus kematian.(The Straits Times/OL-11)

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT