09 June 2021, 10:06 WIB

Jokic, MVP NBA 2021


Basuki Eka Purnama | Olahraga

BINTANG Denver Nuggets Nikola Jokic, Selasa (8/6), meraih penghargaan MVP NBA menandai kebangkitannya setelah masuk ke liga bola basket Amerika Serikat (AS) itu pada 2014 sebagai pemain draft urutan 41.

Center Serbia itu memenangkan MVP NBA setelah membukukan catatan 26,4 poin, 8,3 assist, dan 10,8 rebound di musim reguler.

"Secara statistik, ini adalah musim terbaik dalam hidup saya," ujar Jokic tidak lama setelah diumumkan sebagai peraih gelar MVP NBA.

Baca juga: Pelatih Knicks Thibodeau Dinobatkan Sebagai Coach of The Year

"Ini adalah pengakuan bagi penampilan saya sepanjang musim. Jadi, saya rasa ini adalah musim terbaik dalam hidup saya," lanjut pebasket dengan tinggi 2,1 meter itu.

Pebasket berusia 26 tahun itu merupakan pemain yang masuk NBA dengan urutan draft terendah yang memenangkan gelar MVP dan pemain Nuggets pertama yang menerimanya.

"Sejujurnya, saya tidak menyangka bisa bermain di NBA kala saya pertama kali bermain bola basket di negara saya," kata Jokic.

"Saya bermain di Liga Euro, liga tertinggi di negara saya. Namun, kemudian, Nuggets mendatangkan saya dan itu adalah kesempatan menjadi pemain NBA," imbuhnya

Jokic merupakan pemain internasional kelima yang memenangkan MVP NBA setelah Hakeem Olajuwon (1994), Steve Nash (2005, 2006), Dirk Nowitzki (2007), dan Giannis Antetokounmpo (2019, 2020).

Jokic mengalahkan bintang Golden State Warriors Steph Curry dan pemain andalan Philadelphia 76ers Joel Embiid.

Jokic merupakan pemain kunci yang mengantarkan Nuggets mencapai putaran kedua playoff pada musim ini setelah membukukan rekor menang-kalah 47-25 meski kehilangan sejumlah pemain kunci, termasuk Jamal Murray, PJ Dozier, dan Will Barton karena cedera.

Jokic mengawali kariernya di liga domestik Serbia sebelum didatangkan Nuggets pada 2014. Dia bermain di NBA mulai 2015, setahun setelah di-draft.

Jokic, yang telah tiga kali tampil di laga All-Star, menandatangani kontrak selama lima tahun senilai US$148 juta pada 2018.

Dia merupakan bagian timnas Serbia yang memenangkan medali perak di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT