13 May 2021, 11:51 WIB

Mir Mengaku Waspadai Karakter Trek Le Mans


Basuki Eka Purnama | Olahraga

JUARA dunia bertahan Joan Mir mewaspadai karakteristik Sirkuit Bugatti yang dipandang kurang cocok dengan motor Suzuki GSX-RR ketika MotoGP menyambangi trek di Le Mans itu untuk Grand Prix Prancis, akhir pekan ini.

Mir belum pernah finis podium di Prancis di kelas premier, tetapi pernah tampil sebagai juara di sirkuit yang berada di wilayah Sarthe itu pada 2017 ketika masih berstatus pembalap Moto3.

Trek di Le Mans itu bisa dikategorikan sebagai sirkuit stop & go karena memiliki sejumlah tikungan sempit dan bagian yang cepat dan mengalir.

Baca juga: Fabio Quartararo Siap Unjuk Gigi di Sirkuit Bugatti

Secara statistik, GP Prancis merupakan salah satu balapan tempat pembalap menghabiskan paling sedikit waktu membuka gasnya secara penuh, terhitung hanya sekitar 16% dari total balapan.

"Kami mungkin sedikit kewalahan di layout ini karena di atas kertas motor kami kesulitan di sirkuit stop & go, dan juga karena cuaca bisa membuat semuanya lebih berat," kata Mir seperti dikutip laman resmi tim, Rabu (12/5).

"Tetapi, tentunya kami ingin finis kuat dan meraih sebanyak mungkin poin, jadi saya menantikan kembali menunggangi motor dan memberikan yang terbaik," lanjutnya.

Sementara itu, rekan satu tim Alex Rins gagal menyelesaikan balapan di Prancis tahun lalu namun pernah beberapa kali finis sepuluh besar di kelas premier dan sebuah kemenangan pada 2016 ketika masih membalap di Moto2.

"Setelah terjatuh di Jerez saya merasa bahu saya sedikit sakit, serupa dengan cedera yang saya alami tahun lalu jadi saya sedikit khawatir," kata Rins.

Beruntung, setelah pengecekan medis, Rins tidak mendapati cedera serius di bahunya, meski ia harus menjalani perawatan jelang GP Prancis.

"Ini sirkuit yang tidak bisa diprediksi, tetapi saya tidak sabar lagi untuk membalap dan saya ingin mempersembahkan finis yang baik untuk tim saya," pungkasnya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT