11 May 2021, 18:05 WIB

Indonesia Tambah Satu Tiket Olimpiade Lewat Cabor Dayung


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

INDONESIA menambah satu tiket Olimpiade Tokyo melalui cabang olahraga dayung. Kepastian ini didapat setelah organisasi dayung dunia (WRF) mengirim surat resmi lolosnya Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri untuk nomor ganda putri kelas ringan (W2x) ke ajang pesta olahraga empat tahunan itu.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) Budiman Setiawan membenarkan kabar tersebut dan mengaku bangga dengan Mutiara-Melani. "Tentu ini kejutan, karena mereka masih sangat muda. Mutiara masih junior dan Melani masih di bawah 23 tahun," ujarnya, Selasa, (11/5).

Mutiara, atlet asal Jambi dan Melani (Jawa Barat) lolos dalam babak kualifikasi kawasan Asia dan Oseania  pada ajang Asia & Oceania Olympic Continental Qualification Regatta yang digelar di Tokyo pada 5-7 Mei 2021 lalu. Di ajang tersebut, Mutiara-Melani menempati peringkat empat W2x.

Dengan persiapan yang tersisa sekitar 3 bulan menuju Olimpiade Tokyo, Budiman mengatakan kedua atlet ini sedang menjalani isolasi setelah kepulangan dari Jepang. Setelah itu akan langsung berlatih di pemusatan latihan nasional dayung untuk memfokuskan diri pada ajang olahraga terbesar sejagat raya itu. "Selesai karantina ini langsung pelatnas lagi, tidak ada istirahat. hanya satu hari waktu libur yakni lebaran saja," tutur Budiman.

Soal target, Budiman mengaku saat ini belum memiliki target, ia hanya berharap atletnya tersebut dapat tampil maksimal pada Olimpiade mendatang. "Dari PODSI untuk target di Olimipade yang terbaik saja," sebutnya.

Setelah Mutiara-Melani lolos, tim rowing Indonesia juga masih berupaya mengejar tambahan tiket dengan mengikuti Final Olympic Qualification Regatta di Lucerne, Swiss, pada 15-17 Mei 2021. Dua atlet putra, Denri Maulidzar Alghifari dan Ferdiansyah, didampingi pelatih Agus Budy Aji, dijadwalkan tiba di Bandara Zurich pada 11 Mei 2021 hari ini.

"Kita Masih menargetkan satu nomor lagi di M2 (ganda putra tanpa kemudi), yang akan melakukan kualifikasi di Lucerne 15-17 Mei," tukasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT