04 May 2021, 14:30 WIB

Alexander Zverev Incar Gelar Kedua di Madrid Terbuka 2021


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

JAWARA Madrid Terbuka 2018, Alexander Zverev mengincar gelar keduanya di Madrid Terbuka 2021, dan bersiap akan menghadapi pemenang antara petenis Rusia Karwn Khachanov atau petenis Jepang Kei Nishikori di laga perdananya.

Memenangkan gelar tanpa kehilangan satu set pun pada 2018 lalu, servisnya yang kuat pada laga final 3 tahun lalu mengantarkan petenis Jerman itu merebut kemenangan atas petenis Austria Dominic Thiem 6-4, 6-4.

Tak kehilangan satu set pun sepanjang pertandingannyadi Madrid terbuka 2018 lalu, pencapaian itu juga merupakan catatan terbaik Zverev sepanjang karirnya, di mana ia menjadi pemain kedua sejak 1991 yang memenangkan turnamen ATP Master 1.000 di Lapangan tanah liat tanpa dipatahkan.

"Saya pikir itu adalah satu pekan yang paling sempurna yang pernah saya mainkan. Saya tidak kehilangan satu set pun, yang menurut saya terakhir kali terjadi di lapangan tanah liat Masters itu pada tahun 1990an," kata Zverev kepada ATP Tennis TV dilansir dari Tennis Head, Selasa, (4/5).

"Itu adalah salah satu pekan paling sempurna dalam hidup saya, saya merasa hebat di lapangan, saya merasa setiap tembakan berhasil. Saya merasa saya tahu bagaimana bermain seagresif yang saya butuhkan untuk bermain," imbuhnya.

Akan bertarung di Madrid setelah sebelumnya meraih kemenangan di Meksiko terbuka Maret lalu, Zverev berharap pekan yang sempurna seperti tahun 2018 akan kembali ia rasakan di musim ini.

"Jadi, itu adalah pekan yang luar biasa bagi saya, dan saya berharap saya dapat memiliki lebih banyak pekan seperti itu di masa depan. Dan semoga dimulai dari sini (Madrid Terbuka 2021)," harapnya.

Sementara Zverev berharap dapat merebut gelar keduanya di Madrid Terbuka, petenis Austria Dominic Thiem mengaku tak berekspetasi tinggi pada turnamen tersebut.

Kembali ke lapangan tenis profesional setelah enam pekan melakukan istirahat usai menjalani musim yang kurang memuaskan untuknya, ia hanya bisa berharap permainan yang bagus dapat ia ciptakan di Madrid.

"Jika saya melihat tahun-tahun sebelumnya, Madrid selalu menjadi turnamen yang hebat bagi saya. Dengan hasil yang luar biasa," tutur Thiem.

"Tapi, kembali bertanding setelah melewati sejumlah pertandingan. Ekspetasi saya untuk musim ini cukup rendah, tapi mari kita lihat apa yang terjadi," imbuhnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, tepatnya pada 2017 dan 2018 Thiem sejatinya menorehkan pencapaian yang luar biasa di Madrid, di mana ia menjadi runner-up pada tahun itu, ia kalah pada partai final saat melawan Rafael Nadal (2017) dan Alexander Zverev (2018).

"Tentu Saya telah kembali ke level yang sangat bagus saat ini, saya telah berlatih dengan sangat baik selama dua pekan terakhir  selain itu, secara fisik saya juga telah kembali ke kondisi terbaik saya," sebutnya.

"Tapi masalahnya, saya absen berkompetisi dengan orang-orang top yang semuanya bermain di sini dalam beberapa pekan terakhir. Dan itulah mengapa saya pikir akan membutuhkan waktu untuk melihat penampilan terbaik saya di turnamen," tukasnya. (TennisHead/OL-13)

Baca Juga: Petenis Muda Spanyol Bertemu Nadal di Putaran Ke-2 Madrid Terbuka

BERITA TERKAIT