16 April 2021, 05:46 WIB

Marc Marquez Tak Pasang Target Tinggi di Portimao


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

SETELAH melewatkan hampir seluruh seri balapan di musim 2020 karena cedera patah tulang lengan kanan, Juara dunia enam kali MotoGP Marc Marquez akan kembali beraksi di Grand Prix Portugal akhir pekan ini, (18/4). Telah melakukan tiga kali operasi, dengan sekitar sembilan bulan waktu pemulihan, pembalap asal Spanyol itu mengaku tak berekspetasi tinggi dengan comback-nya kali ini.

"Kami datang tanpa target utama, tujuannya adalah kembali mengendari motor dan mengambil langkah terpenting dalam rehabilitasi," ucap Marquez dalam konferensi pers dilansir dari AFP, Jumat, (15/4) WIB

Telah dinyatakan lulus dalam tes medis di Sirkuit Algarve, Portimao, dan secara resmi dalam kondisi fit, Marquez akan memulai comebacknya dengan ambil bagian dalam sesi latihan pembuka, Jumat, (15/4) waktu setempat.

"Sangat senang berada di sini. Saya masih belum 100 persen tetapi tulang yang cedera dalam sembilan bulan ini sudah sembuh, itu yang penting. Sekarang saya tidak sabar untuk membalap," tuturnya.

Dengan ketidakhadirannya pada hampir sepanjang musim 2020, Joan Mir dari Suzuki mengklaim gelar dunia 2020 dengan mengejutkan.

Sejauh musim ini, Honda terus berjuang untuk mendapatkan posisi terbaiknya di mana Pol Espargaro dan Stefan Bradl, yang menggantikan Marquez masing-masing berada diurutan kedelapan dan ke-11 di balapan pembuka, kemudian finis di urutan ke-13 dan 14 pada GP Doha.

"Saya gugup," ucap Marquez jelang comeback-nya. "Portimao adalah trek yang sulit, saya diberitahu adik saya (Alex Marquez) bahwa trekini sangat menuntut kondisi fisik karena banyak tanjakan dan turunan. Treak yang sangat baik, tapi sangat sulit untuk memahami di mana limitnya," terangnya.

baca juga: Pulih Cedera, Marc Marquez Siap Uji Sirkuit 'Rollercoater' Portima

Kembali membalap setelah cedera patah tulang lengan kanannya, Marquez mengatakan dia siap menghadapai konsekuensi dan rasa sakit saat kembali mengaspal dengan kecepatan tinggi.

"Kejatuhan pertama mungkin akan datang, tetapi satu hal yang saya katakan kepada dokter adalah ketika saya kembali dengan sepeda motor lengan saya harus siap untuk jatuh," ucapnya.

"Tapi yang lebih mengkhawatirkan saya saat ini bukanlah kecelakaan pertama. Berkendara sesuai keinginan saya, dan melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan dan sejauh mana perbedaan balapan saya sekarang dengan sebelum cedera," sebutnya

Baru kembali membalap pada seri ketiga musim 2021, saat ini perebutan gelar Juara Dunia MotoGP dipimpin oleh pembalap tim Pramac Racing Johann Zarco. Zarco sukses memimpin klasemen setelah dua kali berturut-turut finis sebagai runner-up di Qatar. (AFP/OL-3)
 

BERITA TERKAIT