15 April 2021, 12:28 WIB

Joan Mir Ingin Tampil Impresif di MotoGP Portugal


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

MEMILIKI pengalaman buruk di kejuaraan MotoGP seri GP Portugal, musim lalu, dengan gagal finis, juara dunia MotoGP 2020 Joan Mir mengatakan akan berupaya tampil maksimal di Portimao, akhir pekan ini.

Mir harus puas finis di posisi ketujuh pada kejuaraan GP Doha yang digelar 4 April lalu dan sempat terlibat perseteruan dengan Jack Miller (Ducati) pada balapan seri kedua tersebut dengan Mir merasa Miller dengan sengaja menyenggolnya saat balapan.

Saat ini, Mir memilih meredakan amarahnya dan kembali fokus pada balapan yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Algarve, Minggu (18/4).

Baca juga: Sirkuit Mandalika Masih Berpeluang Gelar MotoGP Musim Ini

"Saya bernasib buruk di sini pada 2020 dan harus menyerah pada balapan, itu sangat buruk," ucap Mir dilansir dari Speedweek, Kamis (15/4).

"Tahun ini, saya ingin mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Saya pikir treknya akan cocok dengan motor kami," imbuhnya.

Setelah pada dua balapan, ia tertinggal 18 poin dari pemimpin klasemen kejuaraan dunia Johann Zarco (Ducati), yang membuatnya saat ini menduduki peringkat 7 dengan perolehan 22 poin.

Mir mengatakan akan berupaya tampil maksimal untuk mengejar ketertinggalannya di klasemen.

"Ini akan menjadi peluang penting untuk mencetak poin. Kami ingin meningkat dan saya siap menghadapi balapan akhir pekan ini," terangnya.

Senada dengan Mir, rekan satu timnya di Suzuki, Alex Rins, juga mengaku bersemangat jelang kejuaraan GP Portugal. Kegembiraan semakin besar karena akhirnya Rins bisa pulang dan bertemu keluarganya di Portugal.

"Saya sangat bersemangat untuk bertemu dengan tim saya lagi dan kembali mengendari sepeda motor saya," sebut Rins.

"Saya suka treknya. Sangat menyenangkan untuk kembali mengendarainya di sana," imbuhnya.

Kembali membalap di seri Eropa, setelah dua seri sebelumnya membalap di Qatar. Manajer Proyek Suzuki, Shinich Sahara, berharap dua pembalapnya dapat merebut podium di GP pembuka seri Eropa itu.

"Qatar tidak mudah. Tapi kami telah belajar darinya dan mengumpulkan banyak data yang dapat membantu kami sekarang. Di Eropa kami ingin kembali naik podium," tegas Sahara. (Speedweek/OL-1)

BERITA TERKAIT