14 April 2021, 13:52 WIB

Sergio Perez Incar Podium di Balapan F1 GP Emilia Romagna


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

SETELAH sukses menyelesaikan balapan pembuka Formula 1 (F1) GP Bahrain, akhir Maret 2021 lalu, dengan finis di posisi kelima, pembalap Red Bull Racing, Sergio Perez, kini mematok target lebih tinggi di balapan GP Emilia Romagna 2021.

Akan digelar pada akhir pekan ini 16-18 April 2021, di Sirkuit Imola, Perez mengatakan dirinya mengincar podium pada balapan GP Emilia Romagna.

Menjadi tahun pertamanya membalap bersama tim Red Bull Racing, Perez mengaku dirinya membutuhkan lebih banyak balapan untuk dapat beradaptasi dengan RB16B.

"Saya senang mampu menyelesaikan lomba di Bahrain. Itu karena saya butuh kilometer lebih banyak sebagai bagian dari proses adaptasi dengan mobil ini,” kata Perez yang musim lalu berseragam Racing Point (kini bernama Aston Martin), dilansir dari Motorsport, Rabu, (14/4).

“Untuk Imola, saya berharap mampu memberikan perlawanan sengit untuk Mercedes. Perbedaan karakter sirkuit dibanding Bahrain jelas akan sangat memengaruhi performa mobil-mobil top seperti Mercedes," imbuhnya.

Bertandem bersama pembalap Belanda Max Verstappen, yang sukses merebut podium pada balapan di Bahrain, Perez mengaku telah mengetahui bagaimama rahasia Verstappen tampil sangat kuat di balapan pembuka.

“Saya ingin menerapkan apa yang saya dapat di Bahrain. Saya tahu bagaimana cara Max Verstappen mengeluarkan performa terbaik mobil. Jika mampu mendapatkan mobil yang stabil, saya akan bisa tampil bagus," terangnya.

Menurur Perez, penampilan di babak kuakifikasi menjadi hal yang penting untknya bila ingin meraih podium, karenanya untuk saat ini ia akan berfokus untuk tampil maksimal di babak kualifikasi

“Kualifikasi sangat penting di Imola karena desain trek di sana membuat overtaking cukup sulit dilakukan. Target saya hanya satu di Imola, ingin naik podium,” tukasnya.

Dapat diketahui sebelumnya, saat melakoni Balapan di GP Bahrain, Perz mendapatkan cobaan di mana mesin RB16B miliknya mati mendadak saat formation lap menjelang lomba di Bahrain. Sesuai aturan, pembalap Meksiko itu pun harus start dari pit line.

Alih-alih putus asa dan menyerah, Perez justru tetap tenang. Pembalap Meksiko itu pun kembali kelintasan dan mencoba membalap lawannya satu persatu hingga akhirnya ia mampu finis di posisi kelima

"Checo (sapaan akrab Perez) berpikir seperti cara lama untuk mengatasi problem saat komputer down, ia mematikan dan nyalakan kembali. Itu yang ia lakukan di Bahrain,: sebut kepala teknisi Red Bull Racing Paul Monaghan.

"Setelah itu dilakukan, tiba-tiba setir kembali berfungsi Checo menyalakan kembali mesin dan siap bertarung. Turun di pit line tidak membuatnya frustasi," terangnya. (Rif/Motorsport/OL-09)

BERITA TERKAIT