07 April 2021, 17:31 WIB

Patriots Cetak Kemenangan Besar dari Pacific Caesar


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

INDONESIA Patriots memetik kemenangan besar atas Pacific Caesar Surabaya dengan skor 77-46 dalam seri keempat Indonesia Basketball League (IBL) 2021.

Bertanding di Robinson Cisarua Resort, Bogor, pada Rabu (7/4) ini, Mario Davidson tampil luar biasa dalam pertandingan tersebut dengan mencetak 16 poin. Pebasket berusia 19 tahun itu sukses membawa skuadnya semakin kuat di posisi kedua klasemen divisi putih.

Dalam pertandingan kuarter pembuka, lemparan tiga angka yang disumbangkan Neo Putu Pande dan Sulthan Fauzan, serta lay up dari Davidson membawa Patriots memimpin 17-4.

Sulthan menyumbangkan 11 poin untuk Patriots dalam laga tersebut, mencetak free throw di akhir kuarter pertama. Dia pun sukses membawa skuadnya terus memimpin hingga akhir kuarter pertama dengan skor 23-14.

Baca juga: Perbasi targetkan Timnas Basket Masuk 8 Besar Asia

Lay up Ikram Fadhil membuka kuarter kedua, membawa patriot tetap unggul dengan kedudukan 38-18 hingga paruh pertama kuarter kedua. Mengumpulkan 24 poin sepanjang kuarter kedua, Patriots pun semakin jauh meninggalkan Pacific dengan unggul 46-22 sebelum turun minum.

Tampil buruk pada paruh pertama kuarter ketiga, skuad Yoseph Wijaya tak mencetak satu angkapun. Sehingga, membuat Pacific semakin tertinggal dengan kedudukan 52-22.

Berusaha mempersempit ketertinggalan, Dio Freedo Putra sukses mencetak lemparan tiga angka untuk Pacific. Namun sialnya, Patriots kembali memperlebar keunggulan dan menutup kuarter ketiga dengan skor 62-31.

Tembakan tiga angka Pande membuka kuarter keempat pertandingan. Memasuki lima menit terakhir, Patriots semakin tak terbantahkan dengan unggul 69-37. Mereka menutup pertandingan dengan kemenangan 77-46.

Baca juga: Amankan Olimpiade, RI Kirim Wakil ke Kejuaraan Angkat Besi Asia

Di kubu Pacific, Yonatan mencetak 13 poin, 9 rebound. Sementara, Jorge Gabriel Senduk menyumbangkan 8 poin. Tampil kurang memuaskan, Manajer Pacific Ade Nopriansyah menyebut skuadnya masih membutuhkan pengalaman untuk menambah mental tanding.

"Persiapan kami sebelum masuk gelembung memang kurang uji coba akibat pandemi covid-19. Selain harus menambah skill, pengalaman dan mental tanding anak-anak memang harus ditingkatkan," tutur Ade dalam keterangan resmi IBL, Rabu (7/4).

Berintikan para pemain muda, bintang Pacific Yoseph Wijaya mengungkapkan kurangnya pengalaman menjadi masalah utama pada skuadnya. "Beban sebenarnya tidak ada, tetapi Pacific memang banyak berisi pemain baru yang masih membutuhkan pengalaman. Soal skill sebenarnya tidak ada masalah," sebut Yoseph.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT