07 April 2021, 10:43 WIB

AS akan Bahas Rencana Boikot Olimpiade Beijing


Basuki Eka Purnama | Olahraga

AMERIKA Serikat (AS), Selasa (6/4), mengatakan akan membahas kemungkinan memboikot Olimpiade Beijing 2022 dengan sekutu-sekutu mereka setelah munculnya desakan agar 'Negeri Paman Sam' itu tidak berangkat ke Olimpiade Musim Dingin itu dengan alasan hak asasi manusia.

"Itu adalah hal yang harus kita bahas bersama," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price.

"Kami merasa langkah koordinasi harus sesuai dengan bukan hanya kepentingan kita namun juga sekutu kita," imbuhnya.

Baca juga: PB PASI Kirim Lima Pelari Putri Ikuti Ajang Estafet di Jepang

Aktivis dan politisi Partai Republik menyerukan memboikot Olimpiade Beijing setelah kelompok HAM melaporkan meningkatnya aksi penangkapan dan indoktrinasi terhadap lebih dari 1 juta warga muslim Uighur di Xinjiang.

Juru Bicara Gedung Putin Jen Psaki mengatakan pemerintah AS akan berkonsulasti dengan Komite Olimpiade AS mengenai kemungkinan memboikot Olimpiade Beijing.

Tiongkok mengecam rencana boikot itu sembari membantah melakukan genosida terhadap warga Uighur dengan menegaskan mereka memberikan pendidikan vokasi bagi warga minoritas dalam upaya mencegah mereka tertarik dengan paham ekstrem.

AS pernah memimpin aksi boikot terhadap Olimpiade Moskow pada 1980 terkait invasi Uni Soviet ke Afghanistan. Blok Uni Soviet membalas dengan memboikot Olimpiade Los Angeles, empat tahun kemudian. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT