08 March 2021, 18:10 WIB

Tour de Singkarak Digelar September 2021


Yose Hendra | Olahraga

AJANG balap sepeda internasional dan terbesar di Indonesia Tour de Singkarak (TDS) 2021 akan diselenggarakan pada September mendatang. Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial mengatakan Pemprov Sumbar telah menyiapkan anggaran Rp7 miliar untuk penyelenggaran TdS ini.

"Jadwal kita sudah disetujui UCI (Union Cycliste Internationale), cuma karena kita ada pengurangan etape kita usul lagi menjadi 4 hingga 10 September. Kita belum dapat jawaban soal perubahan itu," kata Novrial, Senin (8/3).

Ia menjelaskan pelaksanaan TdS 2021 hanya akan berlangsung dalam 5 etape dan 2 etape gran fondo. Etape race adalah balap seperti biasa, sementara etape gran fondo untuk komunitas sepeda balap.

Untuk 5 etape ini, menurut Novrial, masih tentatif. Pihaknya mengusulkan jalur Kota Padang-Limapuluh Kota di Harau, kemudian Limapuluh Kota-Solok, kemudian Solok-Kota Padang. Dua lagi ada city race di Solok dan Kota Padang.

Selain Sumbar, provinsi lain juga tertarik untuk ikut berpartisipasi sebagai penyelenggara TdS. Seperti di TdS 2019 diikuti oleh Jambi. Untuk 2021 ini, selain Jambi, juga ada ketertarikan Riau dan Bengkulu. Novrial menyebut Sumbar masih menantikan konfirmasi dari provinsi tetangga mengenai kepastian partisipasi sebagai tuan rumah TdS.

Novrial menambahkan sudah ada beberapa tim peserta yang mendaftarkan diri untuk TdS seperti dari Kazakhstan, Tiongkok, Malaysia, serta Iran.

Saat penyelenggaraan TdS nanti, Novrial menjamin akan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Semua yang ikut terlibat perlombaan diwajibkan melakukan tes swab PCR atau swab antigen. Begitu juga dengan  penonton yang akan hadir menyaksikan dapat melakukan swab antigen di sejumlah titik yang telah ditentukan panitia.

"Penonton yang masuk daftar online ke venue start dan finish, dan kita beri fasilitas swab antigen atau swab antibody seperti biasa," tukas Novrial. (OL-15)

BERITA TERKAIT