23 February 2021, 13:11 WIB

Kemenpora: Atlet, Pelatih dan Ofisial Siap Divaksin


Dero Iqbal Mahendra | Olahraga

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akhirnya menentukan jadwal vaksinasi covid-19 perdana bagi atlet, pelatih dan ofisial.

Rencananya, seremoni dilangsungkan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 26 Februari mendatang.

“Rangkaian persiapan untuk vaksinasi bagi atlet, pelatih, ofisial dan tenaga pendukung. Kami akan secara internal melakukan koordinasi,” ujar Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto dalam rapat virtual, Selasa (23/2).

Baca juga: Izin untuk Proliga Diajukan Setelah Lebaran

Jumlah atlet, pelatih, ofisial dan pendukung yang akan divaksin mencapai 730 orang. Dalam rapat tersebut, Kementerian Kesehatan memberikan sejumlah catatan bagi Kemenpora, yang sudah disanggupi sebagai pelaksana kegiatan.

Pihaknya sudah mendapatkan gambaran kegiatan vaksinasi covid-19. Upaya vaksinasi bagi tenaga kesehatan pada awal Februari akan menjadi referensi Kemenpora.

Menyoroti jumlah penerima vaksin covid-19 sebanyak 730 orang, Gatot menyebut ada perubahan. Sebab, rencana awal yang akan divaksin hanya berjumlah 300 orang. Terdiri dari atlet, pelatih, ofisial dan tenaga pendukung.

“Awalnya 300 orang sudah termasuk ofisial dan tenaga pendukung. Tetapi, kemudian berkembang. Saat ini, jumlah 730 orang sudah kami kunci. Tidak akan bertambah dan tidak akan kurang,” imbuh Gatot.

Baca juga: Osaka Raih Gelar Kedua Australia Terbuka, Gelar Grand Slam Keempat

Dia juga menekankan bahwa acara pada 26 Februari merupakan kick off perdana pemberian vaksin bagi atlet, pelatih dan tenaga pendukung. Nantinya, sisa peserta yang belum divaksin akan dilakukan di lokasi masing-masing.

Diketahui, Kemenpora telah mengusulkan 1.500 nama, termasuk atlet, pelatih dan ofisial dari 17 cabang olahraga. Serta, National Paralympic Committee (NPC) agar mendapat prioritas vaksinasi covid-19 dari pemerintah.

Sejumlah vaksin pesanan Indonesia sudah mulai masuk ke Indonesia. Sejauh ini, 1,2 juta dosis vaksin produksi Sinovac sudah tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020. Lalu, 1,8 juta dosis tambahan pada 31 Desember 2020. Artinya, terdapat 3 juta vaksin Sinovac di Indonesia dan sudah didistribusikan ke berbagai daerah.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT