20 February 2021, 07:21 WIB

Tim Dewa United Esport Siap Raih Prestasi di Kompetisi Esport


Ghani Nurcahyadi | Olahraga

INDUSTRI olahraga esports di Tanah Air kian menggeliat. Bahkan dalam kondisi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan niat untuk melahirkan klub olahraga baru: Dewa United. Mereka memiliki tiga divisi olahraga, salah satunya esports.

CEO Dewa United David menuturkan, timnya bertekad menjadi klub baru yang memberikan kontribusi bagi industri olah raga di Tanah Air, dengan mencetak atlet-atlet muda berprestasi. Dewa United sendiri berisikan orang-orang muda kreatif yang terus berinovasi. Mulai dari pencarian bakat, pembimbingan hingga mencetak para juara. 

“Kami memilih nama Dewa United Esports karena memiliki keinginan untuk mengumpulkan para pemain berprestasi dan bertalenta luar biasa. Kami terus berusaha meningkatkan kemampuan hingga layak disebut dewa di setiap divisi,” ujarnya saat peluncuran Dewa United. 

Dalam kesempatan yang sama, David menjelaskan, saat ini Dewa United Esports memiliki beberapa divisi gim, seperti Mobile Legends, PUBG Mobile dan Free Fire yang kemudian akan membuat divisi games lainnya seperti e-Football PES, Valorant, Wild Rift, dan lainnya.

Dewa United juga di dukung sejumlah  brand, Di antaranya Yamisok yang merupakan platform esports pertama di Indonesia dan Highgrounds sebagai basecamp. Ada juga Mills yang merupakan brand apparel lokal yang mensupport jersey Tim Nasional Sepakbola Indonesia. 

Untuk meraih prestasi di ajang Esport, Dewa United diperkuat sejumlah pemain yang telah berpengalaman di bidang tersebut  Bahkan, Dewa United Esports telah diumumkan menjadi salah satu tim baru peserta turnamen Mobile Legends MDL Season 3 dan akan bertanding dengan tim-tim besar di event itu. 

Dewa United Esports mengusung visi untuk ikut mengembangkan olahraga esports dan mencari pemain baru dari semua penjuru daerah Indonesia. 

“Kami melihat banyak pemain profesional esports yang berasal dari beberapa kota yang itu-itu saja. Sebenarnya Indonesia kan luas, jadi banyak yang masih belum terjangkau. Kami percaya bisa mendapatkan lebih banyak pemain berbakat dengan terjun langsung melalui komunitas-komunitas Dewa United yang rencananya akan dibuat lebih banyak sampai ke daerah yang jauh sekalipun,” tutur David.

Untuk saat ini ada sembilan kota yang menjadi tahap awal. Sembilan kota itu adalah Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan dan Palembang.

Di sembilan kota itu kini Dewa United Esports memiliki community manager. “Selain mengelola komunitas Dewa United Esports, tugas utama mereka menggelar turnamen esports di daerah masing-masing. Tujuannya untuk mencari talenta muda berbakat,” kata David. 

Nantinya Dewa United Esports juga  bakal membangun markas di kota-kota itu.  “Targetnya, akan ada community manager Dewa United dari Sabang sampai Marauke,” imbuh David. 

Sebelumnya, Dewa United Esports sudah menunjukkan keseriusan mereka terhadap talenta muda potensial daerah. Yaitu dengan menggelar turnamen Battle of Gods di Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, Makassae, Balikpapan dan Palembang dengan total hadiah Rp150 juta.

Turnamen itu terdiri dari tiga divisi games. Mobile Legends, PUBG Mobile dan e-Football PES 2021. “Kami akan terus menggelar turnamen-turnamen berskala nasional seperti ini untuk terus mencari pemain berbakat dan membimbing mereka untuk menjadi juara,” kata David. (RO/OL-7) 

BERITA TERKAIT