07 February 2021, 08:26 WIB

Mantan Juara Tinju Kelas Berat Dunia Leon Spinks Tutup Usia


Basuki Eka Purnama | Olahraga

MANTAN juara dunia tinju kelas berat dunia Leon Spinks, yang sempat mengalahkan Muhammad Ali pada 1978, meninggal dunia di usia 67 tahun, Jumat (6/2).

Spinks telah dirawat di rumah sakit sejak Desember di Las Vegas sebelum menyerah setelah berjuang melawan kanker selama lima tahun.

"Perjuangan terakhirnya dilakukan dengan kemampuan, keanggunan, dan kegigihan yang sama seperti yang ditunjukkannya di ring tinju," ujar pernyataan yang dirilis The Firm PR.

"Leon melawan berbagai penyakitnya dengan kegigihan tanpa pernah kehilangan senyum. Dia tidak pernah menyerah," lanjutnya.

Baca juga: Kurangnya Tenaga Medis jadi Masalah bagi Olimpiade Tokyo

Spinks mengakhiri karier tinjunya dengan rekor menang-kalah 26-17 dengan tiga kali imbang dan 14 kemenangan KO.

Spinks mengawali karier tinjunya dengan meraih medali emas Olimpiade 1976 untuk Amerika Serikat di nomor kelas berat ringan. Dia menjadi petinju profesional, enam bulan kemudian di usia 23 tahun.

Meski baru bertanding delapan kali sebagai petinju profesional, dengan catatan tujuh kali menang dan sekali imbang, Spinks dihadapkan dengan Ali pada 15 Februari 1978 di Las Vegas.

Spinks dinyatakan menang angka atas Ali yang berusia 36 tahun. Ini merupakan kali pertama Ali kehilangan gelar juara dunianya. Adapun Spinks menjadi juara dunia dalam tempo paling singkat setelah menjadi profesional, hanya 13 bulan setelah melakukan debutnya.

Namun, itu akan menjadi puncak karier bagi Spinks.

Tujuh bulan kemudian, dalam laga ulangan di depan 70 ribu penonton di Superdome, Orlando, Ali membalas kekalahan di laga sebelumnya dengan kemenangan angka mutlak. Itu akan menjadi kemenangan pamungkas dalam karier Ali.

Spinks kemudian mendapatkan kesempatan untuk kembali merebut gelar juara dunia pada 1981 melawan Larry Holmes namun Spinks dipukul KO di ronde ketiga.

Spinks, kemudian, butuh waktu lima tahun untuk mendapatkan kesempatan memenangkan gelar tinju dunia, kali ini dikelas penjelajah pada 1986. Namun, dia dipukul KO di ronde keenam oleh Dwight Muhammad Qawi. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT