19 January 2021, 21:48 WIB

Dua Peserta Positif Covid, Australia Terbuka 2021 Terancam Batal


Widhoroso | Olahraga

AJANG grand slam tenis Austrlia Terbuka 2021 yang akan dimulai 8 Februari mendatang terancam. Pasalnya dua petenis yang akan tampil di turnamen tersebut, dinyatakan positif Covid-19.

Kedua petenis yang tidak disebutkan identitasnya itu dinyatakan positof usai menjalani pemeriksaan kesehatan setibanya di Melbourne. Selain itu, pejabat kesehatan Negara Bagian Victoria menyebut satu orang yang terlibat di Australia Terbuka 2021 juga positif Covid-19.
    
Grand slam Australia Terbuka 2021 diperkirakan akan melibatkan sekitar 1200 orang, termasuk pemain, staf, dan ofisial turnamen yang telah terbang ke Australia. Namun, aturan karantina otoritas setempat menukai perselisihan.

Beberapa petenis menyatakan rasa frustrasi karena harus menjalani isoslasi di kamar hotel sedangkan ada petenis lain yang tidak menjalani aturan tersebut. Sementara sebagaian warga Melbourne, kota yang mengalami salah satu penguncian terpanjang di dunia tahun lalu, khawatir tentang potensi resiko Covid-19 yang ditimbulkan turnamen tersebut.

Kasus positif pada tiga penerbangan ke Melbourne membuat 72 petenis harus menjalani karantina penuh selama 14 hari. Hal ini memunculkan protes dan membuat petenis peringkata satu dunia, Novak Djokovic melobi pihak berwenang untuk melonggarkan aturan karantina bagi petenis.

Namun, permintaan Djokovic itu ditolak otoritas negara bagian Victoria. Pemerintah setempat menegaskan tidak akan ada perlakuan istimewa bagi seluruh peserta Australia Terbuka 2021. Perdana Menteri Negara Bagian Victoria Daniel Andrews mengatakan tindakan itu diperlukan untuk melindungi publik. (BBC/R-1)

 

BERITA TERKAIT