08 January 2021, 14:26 WIB

Etape Ke-6 Reli Dakar Dikurangi 100 Km dan Start Mundur 90 Menit


Dero Iqbal Mahendra | Olahraga

SETELAH banyaknya menerima keluhan dari para pembalap akan etape ke-5 yang sulit dan persoalan navigasi, panitia penyelenggara Rali Dakar 2021 akhirnya memutuskan untuk memangkas jarak tempuh etape ke-6 dan memperlambat waktu mulai balapan sebanyak 90 menit.

Dalam penyataan resminya, panitia penyelenggara menyatakan keputusan tersebut diambil karena "banyaknya” peserta yang menghadapi kesulitan pada etape ke-5 kemarin.

Dari sekian banyak pembalap yang mengeluh, Carlos Sainz menjadi salah satu pembalap yang sangat mengkritik keras panitia penyelenggara terkait sistem navigasi. Ia sangat kesulitan selama balapan di 456 km antara Riyadh dan Al Qaisumah dan kehilangan waktu yang sangat jauh dengan pesaingnya.

Dengan keputusan ini, etape ke-6 Reli Dakar dari Al Qaisumah ke Ha’il di pangkas jaraknya dari 448 km menjadi 348 km.

“Karena banyaknya kesulitan yang dihadapi oleh pembalap saat menyelesaikan etape 5 oleh banyak pembalap, keputusan telah diambil untuk meninda keberangkatan para pembalap dan kru dari bivak di Al Qaisumah selama 1 jam 30 menit,” terang keterangan resmi panitia Dakar 2021, Jumat (8/1).

Panitia menerangkan jarak yang dipotong adalah bagian dari jalur spesial di etape ke 6 sebanyak 100 km dengan harapan dapat mengurangi kesulitan dari program. Akan tetapi para pembalap tetap harus menghadapi tantangan jalur berpasir dan bukit pasir.

“Meski begitu, keterampilan navigasi akan kembali memainkan peran penting untuk menentukan hasil babak khusus ini. Kapasitas fisik rider dan driver akan sangat diuji dan diperlukan usaha besar dari para pembalap,” bunyi pernyataan resmi.

“Setelah itu para pembalap berhak mendapatkan istirahat penuh satu hari yang akan bertempat di Ha’il,” pungkas pernyataan resmi panitia Dakar 2021. (Dro/Motorsports/OL-09)

BERITA TERKAIT