08 December 2020, 01:55 WIB

Pelatnas PASI Persiapkan Atlet untuk ke Jepang


MI | Olahraga

PERSATUAN Atletik Seluruh Indonesia (PASI) terus menggelar program pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk mempersiapkan atlet-atlet mereka menuju Olimpiade yang akan diselenggarakan di Jepang pada 2021.

Sekretaris Jenderal PASI Tigor Tanjung mengatakan, hingga saat ini, baru satu atlet yang dipastikan turun di ajang empat tahunan tersebut.

“Saat ini kita baru punya satu atlet, yakni Lalu Muhammad Zohri untuk nomor 100 m putra,” ucap Tigor dalam keterangannya, kemarin.

Zohri seperti diketahui merebut tiket masuk Olimpiade setelah finis ketiga dalam nomor lari 100 meter putra di Golden Grand Prix Osaka 2019.

Saat itu dia mencatatkan waktu 10,03 detik. Itu melewati batas waktu minimal 10,05 detik yang dijadikan patokan untuk bisa berkompetisi di Olimpiade.

Tigor mengakui pihaknya belum bisa maksimal menggelar pelatnas karena masih dalam suasana pandemi covid-19. Latihan pun masih
belum terlalu diforsir mengingat kesehatan merupakan hal yang penting saat ini.

Bahkan, ia juga menjelaskan, dengan ketidakpastian sejumlah jadwal kompetisi, khususnya kompetisi untuk kualifikasi Olimpiade, saat ini PASI tidak memiliki target mengenai berapa jumlah atlet yang harus tampil di Jepang.

Sementara itu, pelatih lari jarak pendek, Eni Nuraini, menyebutkan persiapan anak didiknya, khususnya Zohri yang sudah memastikan diri untuk turun di Olimpiade, berjalan dengan baik.

Penampilan Zohri selama di pelatnas, menurut Eni, menunjukkan saat ini anak didiknya itu sudah kembali lagi ke performa awal. Selama pandemi, performa Zohri sempat menurun akibat latihan disetop.

Dengan kembalinya Zohri ke kondisi terbaiknya, dia bisa ikut uji coba di level internasional. 

“Latihan kami terus berjalan. Kami juga selalu mengadakan tes dan time and trial. Sudah ada kemajuan, enggak stagnan. Bisa dibilang sudah siap untuk turun lomba tahun depan,” sebut Eni. (Rif/R-3)
 

BERITA TERKAIT