02 December 2020, 09:26 WIB

Hamilton Sedih Absen di GP Sakhir karena Positif Covid-19


Basuki Eka Purnama | Olahraga

JUARA Formula 1 Lewis Hamilton mengaku dirinya sangat terpukul karena harus absen di GP Sakhir di Bahrain setelah dinyatakan positif covid-19.

Hamilton, yang pada Minggu (29/11) menjadi juara di GP Bahrain, telah memastikan diri menjadi juara Formula 1, gelar ketujuh sepanjang kariernya.

"Saya sangat kecewa karena tidak bisa bertanding pada akhir pekan nanti," ujar Hamilton dalam sebuah pernyataan resmi.

"Sejak awal musim ini, Juni lalu, tim dan saya telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan diri tidak tertular covid-19."

Baca juga: Hamilton Positif Mercedes Cari Pengganti

"Sayangnya, meski saya tiga kali menunjukkan hasil negatif pada pekan ini, saya bangun, kemarin pagi, dengan gejala ringan dan tes menunjukkan hasil positif."

"Saya kini menjalani isolasi mandiri selama 10 hari," lanjutnya.

Hamilton, kini, bertarung dengan waktu untuk bisa tampil di balapan pamungkas di Abu Dhabi, pekan datang.

Berdasarkan aturan covid-19 yang ketat di Abu Dhabi, seluruh personel Formula 1 harus telah bertolak dari Bahrain pada 7 Desember.

Yas Islond, lokasi balapan digelar pada 13 Desember, akan di-lockdown selama balapan berlangsung.

"Saya sedih karena tidak bisa berlaga pada akhir pekan ini. Namun, prioritas saya adalah menjalankan protokol kesehatan dan melindungi orang lain," kata Hamilton.

"Saya beruntung karena saya merasa baik-baik saja dan hanya mengalami gejala ringan. Saya akan berusaha keras tetap fit dan sehat," lanjutnya.

Pembalap berusia 35 tahun itu mengamankan gelar Formula 1 ketujuhnya di Turki untuk menyamai raihan Michael Schumacher. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT