10 September 2020, 01:15 WIB

Rancang Ulang Sistem Pembinaan Atlet


MI | Olahraga

PRESIDEN Joko Widodo meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali merancang ulang sistem pembinaan atlet secara besar-besaran dari daerah hingga pusat dalam momentum pandemi covid-19.

“Saya minta Menpora segera mengajak semua pihak terkait untuk merancang ulang sistem pembinaan atlet kita secara besar-besaran dan segera melaporkan hasilnya kepada saya,” ujar Presiden dalam sambutannya di Acara Puncak Hari Olahraga Nasional XXXVII Tahun 2020, melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, tadi malam.

Presiden mengatakan pandemi korona membuat berbagai kompetisi olahraga, baik nasional maupun internasional, terhenti atau tertunda. Namun begitu, pandemi korona harus dijadikan kesempatan menata ulang ekosistem olahraga nasional.

Salah satu yang ditekankan Presiden ialah soal sistem pembinaan atlet. Presiden meminta Menpora merancang ulang tata kelola pembinaan atlet yang tersinergikan dengan baik dari daerah maupun pusat, dari lembaga pendidikan umum hingga lembaga pendidikan olahraga.

Selain itu, Presiden juga meyakini bahwa tidak masuk akal bila Indonesia sebagai negara besar kekurangan calon atlet. “Ingat penduduk kita 270 juta lebih dan mayoritas generasi muda, sangat tidak masuk akal jika kita kekurangan calon atlet yang berbakat, pasti jutaan yang berbakat.”

Sementara itu, pada perayaan Haornas 2020 di GOR POPKI Cibubur, Jakarta, tadi malam, Menpora Zainudin Amali mendorong tiga tema besar untuk mendorong perkembangan dan keberlangsungan olahraga di Indonesia.

“Tiga tema tersebut adalah sport science, sport tourism, dan sport industry. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kebugaran dan sekaligus mendorong prestasi olahraga serta juga membangkitkan ekonomi nasional,” jelas politikus Partai Golkar itu.

Dukungan terhadap tiga tima besar diungkapkan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. Harapan Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda ialah pemerintah memperhatikan fasilitas penunjang olahraga. (Rif/Mal/Dro/R-2)
 

BERITA TERKAIT